BELUM TERUJI : PSIS Semarang gagal melakukan uji coba bertanding dengan Madiun Putra FC dan Persiba Bantul. (NURCHAMIM/radar semarang)
BELUM TERUJI : PSIS Semarang gagal melakukan uji coba bertanding dengan Madiun Putra FC dan Persiba Bantul. (NURCHAMIM/radar semarang)
BELUM TERUJI : PSIS Semarang gagal melakukan uji coba bertanding dengan Madiun Putra FC dan Persiba Bantul. (NURCHAMIM/radar semarang)

SEMARANG – Juru ramu PSIS, M Dofir terpaksa menolak dua tawaran uji coba yang sedianya akan digelar bulan Januari ini. Dua tim yang melayangkan niatnya untuk menjajal kekuatan PSIS adalah dua kontestan Divisi Utama lainnya yaitu Madiun Putra FC dan Persiba Bantul.

Dofir ditemui di Stadion Jaditidiri sore kemarin mengatakan, di bulan Januari ini pihaknya memang sedang fokus melengkapi komposisi pemain meski menu fisik dan taktik sudah dia berikan kepada Fauzan Fajri dkk di sela-sela persiapan tim. “Kalau bulan Januari ini sepertinya tidak mungkin kami menggelar uji coba karena konsentrasi kami masih ke perekrutan pemain dulu. Sesuai program baru, Februari besok uji coba mulai kami berikan ke pemain,” kata M Dofir kemarin.

Selama bulan Februari, pihaknya memprogramkan setidaknya akan ada lima hingga enam kali uji coba yang harus dilakoni oleh Fauzan Fajri dkk. Sebagai awal Dofir mengatakan akan menggelar uji coba versus tim-tim lokal Kota Semarang. “Nanti uji cobanya akan kami programkan secara bertahap. Di tahap awal mungkin kami akan mengajak tim-tim Semarang dulu. Baru kemudian levelnya akan meningkat ke tim yang selevel atau bahkan yang memiliki level lebih tinggi dari kami,” sambungnya.

Dia juga berharap, dari serangkaian laga uji coba tersebut, beberapa diantaranya adalah uji coba tandang yang juga akan digunakan sebagai test case mental anak-anak PSIS ketika tampil di luar kandang mereka. “Uji coba keluar harus dilakukan untuk mengangkat mental anak-anak karena di kompetisi besok tentunya kami akan melakoni laga home dan away. Untuk tim mana saja yang kami tuju belum kami bicarakan. Ya efektifnya Februari baru akan kami programkan uji coba,” terangnya.

Sementara mengenai komposisi pemain, Dofir mengatakan saat ini tim pelatih dan manajemen Mahesa Jenar masih memburu kekurangan pemain di berbagai sektor seperti stopper dan striker terutama setelah lepasnya perburuan eks striker Martapura FC, Johan Yoga Utama. “Sore ini (kemarin, red) kami kedatangan eks pemain Perseta Tulungagung namanya Lulut. Namun karena belum sesuai dengan harapan terpaksa dia langsung kami pulangkan. Ya sambil berjalan perburuan pemain masih terus kami lakukan,” katanya.

Rencananya selama pekan ini kata Dofir, masih ada gelombang pemain pelamar yang akan berdatangan. ”Namun untuk gelombang seleksi yang sekarang ini kami hanya melihat pemain-pemain yang memang diundang,” pungkasnya. (bas/ric)