MINUMAN SETAN: Kasubag Humas AKP Zamroni didampingi Kasat Sabhara Iptu Rahmat Jayadi dan jajaran lainnya menunjukkan miras hasil sitaan dalam operasi cipta kondisi jelang pergantian tahun baru. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
 MINUMAN SETAN: Kasubag Humas AKP Zamroni didampingi Kasat Sabhara Iptu Rahmat Jayadi dan jajaran lainnya menunjukkan miras hasil sitaan dalam operasi cipta kondisi jelang pergantian tahun baru. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

MINUMAN SETAN: Kasubag Humas AKP Zamroni didampingi Kasat Sabhara Iptu Rahmat Jayadi dan jajaran lainnya menunjukkan miras hasil sitaan dalam operasi cipta kondisi jelang pergantian tahun baru. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK-Jajaran Polres Demak kembali menggalakkan operasi penyakit masyarakat (pekat), utamanya dengan sasaran minuman keras (miras). Dalam operasi cipta kondisi menjelang pergantian tahun baru, aparat berhasil menyita 305 botol miras. Dengan rincian, miras jenis arak 105 botol ukuran jumbo, kemudian 124 botol ukuran kecil, beras kencur 5 botol, anggur merah 37 botol, congyang 31 botol, serta 3 botol miras jenis vodka.

Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho melalui Kasubag Humas AKP Zamroni mengungkapkan, banyaknya miras yang disita dari berbagai toko milik warga tersebut dilakukan untuk mengamankan situasi jelang tahun baru.

“Kita antisipasi jangan sampai hanya gara-gara dipicu miras, kericuhan terjadi di masyarakat,”terang AKP Zamroni, kemarin.

Menurutnya, razia besar-besaran yang dipimpin Kasat Sabhara Iptu Rahmat Jayadi tersebut digelar dengan mengerahkan ratusan personel baik dari unit Sabhara, Dalmas maupun Reskrim.

“Saat operasi ini, banyak warung yang masih nekat menjual miras,”katanya.
Para pemilik warung mengaku, miras yang dijual dipasok dari wilayah Grobogan dan Semarang.

AKP Zamroni menambahkan, saat perayaan pergantian tahun baru diharapkan berlangsung kondusif sebagaimana perayaan natal bagi umat kristiani sebelumnya. “Mudah-mudahan berlangsung lancar,”ujarnya. (hib/aro)