KREATIF : Para Pemuda Gereja Katholik Santo Antonius Padua, Kendal membuat pohon Natal unik dari botol bekas air mineral. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
KREATIF : Para Pemuda Gereja Katholik Santo Antonius Padua, Kendal membuat pohon Natal unik dari botol bekas air mineral. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
KREATIF : Para Pemuda Gereja Katholik Santo Antonius Padua, Kendal membuat pohon Natal unik dari botol bekas air mineral. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

Ada berbagai cara yang dilakukan orang untuk menyambut Perayaan Natal. Mulai dari menyiapkan pernak-pernik khas Natal, hingga menghias gereja. Pemuda Gereja Katholik Santo Antonius Padua, Kendal punya cara unik untuk menyambut Natal tahun ini. Jika biasanya pemasangan pohon Natal memakai pohon cemara, justru kali ini dibuat dari botol air mineral bekas.

BUDI SETYAWAN, Kendal

Botol-botol air mineral itu disusun sedemikian rupa sehingga membentuk pohon Natal. Sedikitnya ada 1.000 botol untuk menyusun pohon Natal setinggi 3,5 meter. Selain pohon Natal, ada pernak-pernik lainnya seperti replika tempat kelahiran Yesus di kandang domba yang juga dibuat dari botol bekas air mineral.

Pada Natal tahun ini, sekitar 500 jemaat Gereja Santo Antonius Padua menggelar Misa Natal di aula setempat. Hal itu karena bangunan gereja masih direnovasi akibat kerusakan. Namun, perayaan Natal dipastikan tetap khusyuk dan meriah.
Pastur Kepala Paroki Gereja Santo Antonius Padua Kabupaten Kendal, Romo Laurentius Suhar DB Prasetya PR mengatakan bahwa ide pembuatan pohon Natal dari botol bekas air mineral karena di aula gereja kerap digelar acara. Dari acara tersebut banyak botol bekas yang berserakan dan kemudian dikumpulkan. “Kemudian timbul ide untuk membuat botol-botol itu jadi bermafaat. Jika sampah itu dijadikan bentuk karya berupa pohon Natal menjadi barang berguna dan indah dilihat,” katanya kemarin.

Selain itu menurutnya hal itu sekaligus kampanye go green agar umat Gereja Katholik Santo Antonius Padua tidak membuang sampah sembarangan. Yakni sindiran agar umat menuju kepada hal-hal alami yang sehat. “Pembuatan pohon Natal yang tak biasa ini, juga dimaksudkan sebagai upaya kecintaan terhadap lingkungan. Sampah non organik ini akan berbahaya bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Maka, kami buat sesuatu yang berguna,” lanjutnya.

Proses pembuatan pohon Natal dari botol bekas tersebut dikerjakan oleh lima orang. Pohon Natal dari botol air mineral itu dibuat selama satu minggu. “Tahun lalu, di gereja ini juga membuat pohon Natal dari kantong plastik bekas. Perayaan kali ini, kami membuat pohon Natal dari botol bekas air mineral,” kata Antonius.

Pelaksanaan Misa Natal di Gereja Katholik Santo Antonius Padua dilakukan satu kali pada 24 Desember 2014 pukul 18.30 WIB. Sedangkan perayaan Natal pada 25 Desember 2014 mulai pukul 08.00 WIB. Dalam perayaan Natal pihak gereja akan merayakanya bersama anak-anak dan sekaligus melakukan aksi bakti sosial berupa pemberian sembako kepada masyarakat tidak mampu. (*/ric)