TEMANGGUNG-Nasib sial dialami Supratikno, warga Desa Purwosari, Kabupaten Temanggung. Uang senilai Rp 30 juta miliknya yang ditaruh di dalam mobil digondol maling, Senin (22/12).

Peristiwa ini terjadi saat mobilnya diparkir di kawasan Pasar Burung Kerkop Temanggung. Uang yang baru saja diambil dari bank ia taruh di belakan jok mobil. Siang itu, ia mampir ke Pasar Burung Kerkop untuk membeli pakan burung dan melihat-lihat burung sekitar 20 menit.

“Saat menuju mobil ternyata kaca bagian kanan belakang mobil saya sudah pecah dan ketika saya lihat, uang yang baru saja saya ambil dari bank sebanyak Rp30 juta sudah tidak ada lagi,” katanya.

Ia mengaku sama sekali tidak menaruh curiga pada siapa pun saat keluar mengambil uang dari bank. Namun, saat berhenti di perempatan depan Bank Central Asia, ada sebuah sepeda motor di belakang mobilnya yang membuntutinya.

Juru parkir di tempat kejadian tersebut, Paijo, warga Banyu Tarung Temanggung, mengaku tidak tahu menahu kejadian itu. Hanya saja, sekitar pukul 10.00 WIB ia diminta seseorang untuk membantu mendorongkan sebuah mobil di kantor Dinas Pertanian Temanggung.

“Saat itu tiba-tiba ada seorang pengendara sepeda motor yang meminta tolong kepada saya untuk mendorongkan mobil. Saya diboncengkan sepeda motor lalu diturunkan di sekitar kantor Dinas Pertanian, kemudian saya ditinggal begitu saja dan orang itu setelah saya tunggu tidak pernah kembali,” katanya.

Merasa dikelabuhi, setelah lima menit menunggu, ia berjalan kaki menuju tempat kerjanya. Setelah sampai di lokasi ternyata mobil dengan nomor kendaraan B 2558 DJ itu sudah dikerumuni orang dan kaca bagian kanan belakang sudah pecah.

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Suharto membenarkan adanya kasus pencurian ini, saat ini kasus pencurian dengan modus memecahkan kaca masih dalam pemeriksaan. (jpnn/ton)