JADI ANDALAN : Nissan Xtrail jadi andalan dan diharapkan bisa menggeser produk lain. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)
 JADI ANDALAN : Nissan Xtrail jadi andalan dan diharapkan bisa menggeser produk lain. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)

JADI ANDALAN : Nissan Xtrail jadi andalan dan diharapkan bisa menggeser produk lain. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)

SEMARANG–Kendati kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubisidi mempengaruhi pada penjualan mobil, namun pabrikan mobil Nissan tetap optimistis menggenjot penjualan. Secara nasional di tahun 2014 ini, target penjualan sebanyak 2.500 mobil Nissan dengan produk andalan Nissan Grand Livina dan Nissan Xtrail.

“Untuk Kota Semarang, produk Nissan berupa Grand Livina masih sangat mendominasi sebanyak 70 persen penjualan dari semua produk,” kata Branch Manager PT Wahana Sun Motor Semarang Indomobil Nissan Majapahit, M Sahid Ramadhan kepada Radar Semarang, kemarin.

Menurut dia, setiap bulannya dealer yang terletak di Jalan Brigjen Sudiarto Nomor 127 Gayamsari telah membukukan penjualan rata-rata 25 unit mobil all varian dengan pangsa pasar menegah ke atas. Walaupun Grand Livina mendominasi penjualan, pihaknya tetap optimistis jika Nissan Xtrail diminati.

“Kami melakukan jemput bola untuk produk Nissan Xtrail yang memiliki daya jual 10 persen all varian. Caranya dengan mengadakan event setiap Minggu yang juga diisi dengen test drive,” paparnya.

Nissan Xtrail, menurutnya, cocok dengan kondisi jalan yang cenderung banjir ketika hujan dan para pemuda yang memiliki hobi berpetulang. “Dengan harga hampir sama dengan mobil sekelasnya, Nissan Xtrail diharapkan bisa merebut pasar kompetitor lainnya dan menyasar pasar menengah ke atas, khususnya para pebisnis yang memiliki jiwa petualang,” paparnya.

Pada Desember mendatang, pihak dealer menargetkan 25 unit mobil dengan produk andalan Nissan Xtrail. “Kami juga menjamin ketersediaan suku cadang di dealer kami,” pungkasnya. (den/ida)