HARUS ALL OUT : PSIS Semarang harus bekerja keras meraih poin penuh pada laga tandang melawan Persiwa Wamena nanti. (Baskoro septiadi/radar semarang)
HARUS ALL OUT : PSIS Semarang harus bekerja keras meraih poin penuh pada laga tandang melawan Persiwa Wamena nanti. (Baskoro septiadi/radar semarang)
HARUS ALL OUT : PSIS Semarang harus bekerja keras meraih poin penuh pada laga tandang melawan Persiwa Wamena nanti. (Baskoro septiadi/radar semarang)

SEMARANG – Tim PSIS Se­ma­rang tetap akan membawa kekuatan penuh mereka ketika melakoni laga tandang perdana versus Persiwa Wamena di Sta­dion Pendidikan, Wamena Rabu (8/10) besok.
“17 pemain yang dalam kondisi terbaik akan kita bawa ke Wamena. Mudah-mudahan kami bisa mengambil poin di Wamena meski secara geografis kita harus melewati perjalanan yang cukup melelahkan ke Wamena,” kata Manajer PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto. Kekuatan penuh diboyong PSIS ke Wamena kali ini memang bukan tanpa alasan. Mahesa Jenar bertekad untuk membawa pulang poin setelah kemarin hanya berhasil mengambil satu poin setelah ditahan imbang 2-2 PSS Sleman di Stadion Jatidiri.
Liluk juga optimistis, Fauzan Fajri dkk mampu mengejar target minimal satu poin di Wamena. ”Yang pasti kita harus tetap optimistis dan fight. Karena untuk bisa mengambil poin di kandang lawan tentu butuh kerja yang ekstra keras,” sambungnya. Namun di Wamena besok, Liluk mengatakan, PSIS akan kembali tampil tanpa bek sayap kiri mereka, Taufik Hidayat. Setelah kemarin absen versus PSS karena usai menjalani operasi cabut gigi, menghadapi Persiwa besok Taufik akan kembali absen.
“Untuk besok Taufik absen karena harus menjalani serangkaian tes masuk TNI jadi dia akan absen di dua tandang versus Persiwa dan PSGC. Ya cukup disayangkan, tapi tim pelatih juga telah menyiapkan penggantinya,” sambung Liluk.
Lebih lanjut Liluk dihubungi kemarin mengatakan, pihaknya meminta Fauzan Fajri dkk untuk segera melupakan hasil kurang memuaskan ketika menjamu PSS Sleman di laga perdana delapan besar kemarin.
Saat ini, kata Liluk, anak-anak PSIS dituntut untuk langsung fokus menghadapi ketatnya persaingan di laga lanjutan Grup N babak delapan besar. setelah bertandang ke Wamena, PSIS akan kembali melakukan tour ke Ciamis untuk menghadapi PSGC 12 Oktober mendatang.
“Setelah pertandingan kemarin kita evaluasi menyeluruh. Tapi sebenarnya lawan PSS kami tidak tampil buruk, hanya mungkin beban harus menang membuat anak-anak nervous. Ya yang jelas ke depan harus lebih baik,” pungkas Liluk. (bas/ric)