RANDUSARI—Sebanyak 7.885 botol minuman keras (miras) dari berbagai merek, kemarin (26/6) dimusnahkan oleh aparat Polrestabes Semarang. Minuman haram tersebut merupakan hasil operasi pekat sejak Januari hingga Juni 2014.  Selain ribuan botol miras, juga 15 jeriken dan beberapa kantong plastik miras oplosan. Barang bukti miras tersebut dimusnahkan dengan cara dilindas alat berat di halaman Mapolrestabes Semarang.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan, pemusnahan barang bukti miras tersebut bertujuan untuk cipta kondisi menjelang bulan Ramadan dan Pilpres. “Ini merupakan hasil operasi pekat selama 2014. Ini belum termasuk yang tadi malam (kemarin) kita amankan dari daerah Kranggan, yakni ada 500 botol dari penjual tanpa izin,” kata Djihartono.
Djihartono mengatakan, selama operasi pekat digelar, berhasil menangkap belasan pelaku kejahatan, yang 75 persen di antaranya menenggak minuman keras maupun obat terlarang sebelum melakukan kejahatan. “75 persen pelaku tindak pidana selalu didahului dengan menenggak miras dan obat-obatan terlarang,” ujarnya. (hid/aro)