GETASAN-Tim pemenangan, Jokowi-JK Kabupaten Semarang yang dimotori PDI Perjuangan menggelar aksi bakti sosial (Baksos) dan pembentukan relawan secara serentak. Ini sebagai salah satu upaya menyosialisasikan visi misi Jokowi-JK serta menguatkan dukungan di masyarakat hingga ke pelosok desa.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto mengatakan bahwa kegiatan di Kabupaten Semarang dilaksanakan serentak oleh masing-masing calon legislatif (Caleg) terpilih. Mulai dari kegiatan baksos, pengumpulan relawan serta konsolidasi struktural. Seperti baksos sunatan masal yang digelar di Desa Leyangan, Ungaran Timur diikuti oleh puluhan anak-anak.
“Kegiatan baksos lebih bermanfaat seperti sunatan masal gratis yang kami selenggarakan ini. Apalagi saat ini moment liburan sekolah. Selain itu, kami juga membagikan pakaian dan uang pembinaan,” tutur Bambang, Minggu (22/6) kemarin di sela-sela kegiatan sunatan masal.
Rangkaian kegiatan tersebut menurut Bambang, dilakukan serentak di beberapa daerah di wilayah masing-masing anggota legislatif terpilih. Tujuannya selain untuk membantu masyarakat, juga mengenalkan dan menyosialisasikan visi misi Jokowi-JK. Bambang menargetkan di Kabupaten Semarang dapat meraih suara 70-80 persen (dari Daftar Pemilih Tetap Pilpres).
“Terutama di kantong-kantong yang dimenangkan PDIP dan partai lainnya yang masuk dalam koalisi. Hampir di semua kecamatan di Kabupaten Semarang diharapkan dapat memenuhi target. Hanya saja, ada beberapa wilayah yakni di dapil empat saja yang sedikit berat untuk memenuhi target. Tetap akan kami upayakan memenuhi target,” tutur Bambang.
Sementara itu, di Dusun Gedad, Desa/Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang digelar deklarasi para relawan untuk pemenangan Jokowi-JK. Ada sedikitnya 25 kelompok tani yang beranggotakan ratusan bahkan ribuan yang siap memenangkan Jokowi-JK.
“Ada 25 kelompok tani dan tokoh partai koalisi yang dalam waktu dekat akan turun hingga ke dusun-dusun untuk menyampaikan visi misi Jokowi-JK. Kami juga melakukan komunikasi terus dengan tokoh partai dalam koalisi,” tutur Ngesti Nugroho yang menjadi caleg terpilih dengan suara terbanyak di Kabupaten Semarang.
Selain di Getasan, ratusan anggota seniman dan kelompok tani serta pemuda di Desa Lemah Ireng, Kecamatan Bawen juga menggelar pentas seni ketoprak dalam rangkaian kegiatan deklarasi. Para seniman, petani dan kelompok pemuda menyatakan siap memberikan dukungan untuk memenangkan Jokowi sebagai presiden.
“Sejumlah kelompok seniman di Kabupaten Semarang bergabung untuk memenangkan Jokowi. Dalam kegiatan pentas seni ini diharapkan dapat memotivasi seniman. Apalagi, ini salah satu visi misi Jokowi-JK yakni ingin mengangkat ekonomi kreatif. Ya, salah satunya kelompok-kelompok seni inilah yang harus didukung untuk lebih maju,” tutur anggota DPRD Kabupaten Semarang, Agus Rujianto yang juga caleg terpilih dalam pileg.
Sementara itu Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan, Juliari P Batubara usai deklarasi mengatakan, di Jawa Tengah adalah basisnya Jokowi dan PDI Perjuangan. Jadi kemenangan di Jawa Tengah adalah sebuah keharusan. Juliari berharap di Jawa Tengah harus menang tebal.
“Di sini (Jawa Tengah) harus menang cukup tebal. Sebab jika menang tipis, risiko dikasuskan cukup tinggi. Tetapi kalau menang di atas 10 persen, kami cukup nyaman. Kalaupun ada sedikit kasus, (pengaruhnya) tidak signifikan,” tutur Yuliari.
Untuk dapat menang tebal, Juliari salah satunya menjadikan struktur partai tetap solid dan terbentuknya relawan di sejumlah daerah. Selain itu, caleg terpilih harus kembali lagi ke daerah pilihannya, mengupayakan penguatan dukungan.
“Caleg harus kembali ke dapilnya, agar suara tidak lari ke tempat lain. Minimal kita harus memastikan seluruh struktur partai bekerjasama dengan tokoh partai lainnya, serta komunikasi dengan masyarakat. Itulah tanggung jawab caleg-caleg terpilih,” pungkasnya. (tyo/sct/ida)