Bupati Serahkan Bantuan Biaya Hidup

162

BATANG – Zakia Miladia, 14, warga Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang merupakan gadis yang terlahir dengan mengalami kelainan tubuh berupa tuna netra, cacat mental serta tidak bisa melakukan segala aktivitasnya. Selasa (17/6) siang kemarin gadis itu resmi mendapatkan bantuan biaya hidup selama satu tahun dari Pemda Kabupaten Batang, sebesar Rp 300 ribu per bulan.Disamping itu, Zakia juga menerima bantuan uang sebesar Rp 3,4 juta dari Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo, yang diterima langsung oleh Achmad Maskun, ayah dari Zakia.Istiqomah, 38, ibu dari Zakia, tidak menyangka, jika akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 3,4 juta. Menurutnya, bantuan tersebut akan digunakan untuk modal usaha, berupa dagang makanan ringan dan kebutuhan sehari-hari di rumahnya. ”Saya sudah lama mau buka usaha, tapi tidak punya modal. Mungkin ini rezekinya Zakia,” ungkap Istiqomah, sambil menangis.Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tranmigrasi, Kabupaten Batang, Wiwik Kuswiyanti menjelaskan, bahwa di Kabupaten Batang, ada 88 anak cacat yang mendapatkan bantuan biaya hidup dari pemerintah. Menurutnya, bantuan hidup tersebut diterimakan setiap 3 bulan sekali, dengan besaran Rp 300 ribu per bulan.Wiwik juga mengatakan, bantuan untuk Zakia Miladia sebesar Rp 3,4 juta, berasal dari bantuan APBD sebesar Rp 900 ribu dan bantuan pribadi dari Bupati Batang sebesar Rp 2,5 juta. “Bantuan Rp 3,4 juta itu Pemda hanya memberi Rp 900 ribu, sisanya bantuan pribadi Bupati,” kata Wiwik.Bupati Batang Yoyok Rio Sudibyo menuturkan, bahwa hatinya tergerak memberikan bantuan setelah mendengarkan informasi dari masyarakat, tentang kehidupan Zakia Miladia sehari-harinya. Menurutnya, warga yang mengalami cacat seperti Zakia, harus dibantu untuk melangsungkan hidupnya.” Kami mohon kepada orang tua Zakia, untuk bersabar, dan jangan di jadikan beban” tutur Yoyok. (thd/ric)