Kumpulkan Data, Terjunkan Tim Investigasi

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Kasus Pungutan di SMAN 1 Tengaran

UNGARAN-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kabupaten Semarang menerjunkan tim investigasi ke SMA Negeri 1 Tengaran. Tim yang terdiri atas pengawas sekolah ini, mulai mengumpulkan data terkait pungutan bagi siswa yang akan mengambil Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) tersebut. Kendati tidak ada sanksi tegas bagi kepala sekolah, guru ataupun komite yang melakukan pungutan tersebut.
Kepala Dinas P dan K Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih melalui Kepala Bidang SMA/SMK, Taufiqur Rahman mengaku bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari wali murid di SMA Negeri 1 Tengaran yang mengatakan anaknya ditarik Rp 250 ribu untuk pengadaan sound system. Saat itu juga, Taufiq langsung meminta kepala sekolah untuk menghentikannya.
“Kalau sukarela ya jangan ada pathokan. Katanya iya-iya. Ternyata masih ada laporan lagi. Akhirnya kami mengirim surat memerintahkan SMAN 1 Tengaran agar memberikan SKHU tanpa syarat apapun dan tidak mengaitkan kelulusan dengan apapun, serta jangan menghambat siswa tidak mampu dalam menerima ijazah,” kata Taufiqur Rahman, Senin (26/5) kemarin.
Pihak sekolah kemudian mengirimkan jawaban tertanggal 22 Mei 2014 bahwa SKHU akan diberikan tanpa syarat apapun. Apabila SKHU dan ijazah yang diterbitkan pemerintah sudah jadi, siswa yang lulus dapat mengambilnya. Jadi dengan jawaban tersebut, menurut Taufiq, pihak sekolah sudah tidak melakukan pungutan.
“Namun dengan munculnya kabar pungutan itu lagi, kami mengirim tim kesana lagu untuk memantau kondisi di lapangan. Tim terdiri atas pengawas sekolah untuk melakukan klarifikasi ke sekolah, mulai pagi ini (Senin (26/5). Tim baru sebatas mencari data-data di sekolah. Hasilnya belum ada, karena belum dilaporkan ke kami,” imbuhnya.
Disinggung tentang sanksi bagi sekolah yang melanggar, kata Taufiqur, sanksi-sanksinya hanya sebatas administratif yakni teguran saja. Untuk SMA Negeri 1 Tengaran masih belum bisa diketahui apa sanksinya, sebab masih dalam proses penelitian.
“Kami akan melihat dulu hasilnya. Kami masih mengumpulkan data-datanya. Pada kasus itu, akan kami lihat dulu, jadi tidak salah dalam mengambil keputusan. Selain itu, harus melihat regulasinya, seperti apa,” tutur Taufiqur.
Menurutnya, penarikan dana masyarakat sebenarnya telah diatur dalam bentuk Rencana Anggaran Pembelanjaan Sekolah (RAPbS). Adanya pungutan tersebut, kata Taufiq, kemungkinan dilakukan karena ada kebutuhan mendesak yang tidak tertuang dalam RAPBS.
“Sebenarnya saya sudah sampaikan agar sekolah melaporkan ke dinas setiap kali ada penarikan dana dari masyarakat. SMAN 1 Tengaran malah tidak melakukan itu,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah orang tua murid SMAN 1 Tengaran mengadu ke DPRD Kabupaten Semarang terkait pungutan Rp 250 ribu per siswa untuk dapat mengambil SKHU. Uang hasil pungutan tersebut rencananya untuk membeli sound system. (tyo/ida)

Berita sebelumyaSMK 3 Budidayakan Pohon Tin
Berita berikutnyaPNS Rawan Dimobilisasi
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -