GAYAMSARI – Sejumlah sekolah swasta sudah mulai membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2014/2015. Salah satunya adalah SMA Kesatrian 2 Semarang yang sudah membuka pendaftaran sejak pelaksanaan ujian nasional (unas) tingkat SMP selesai.
”Hal itu merupakan strategi dari SMA kami menghadapi regulasi pendaftaran siswa di sekolah negeri. Kami tetap mengacu pada perwal. Hanya saja pelaksanaan PPDB ada sedikit modifikasi, yaitu waktunya kami majukan,” kata Kepala SMA Kesatrian 2 Semarang Supriyono, Senin (26/5).

Ia menegaskan, PPDB di sekolah swasta tidak mengenal sistem rayon. Untuk sosialisasi, SMA Kesatrian 2 sudah melakukannya jauh-jauh hari sebelum unas SMP dilaksanakan. Hingga kini, jumlah pendaftar di sekolah berkurikulum 2013 tersebut sudah memenuhi kuota 2 kelas. ”Target kami adalah 8 kelas, yaitu IPA 4 kelas dan IPS 4 kelas,” katanya. 

Tentang batas nilai minimal PPDB, Supriyono, mengatakan belum memiliki standardisasi nilai tertentu. Sebagai gambaran tahun lalu, nilai minimal yang dapat mendaftar di SMA Kesatrian 2 adalah 22. ”Unas SMP kan belum diumumkan, jadi untuk nilai minimal tahun ini untuk standardisasi belum bisa kami tentukan,” katanya.

Terkait banyaknya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang belakangan ini mendominasi PPDB, ia tidak terlalu merisaukan akan hal itu. ”Nyatanya banyak siswa SMK yang di tengah jalan pindah ke SMA. Di Kesatrian 2 sendiri ada beberapa yang dulunya siswa SMK,” katanya.
Terpisah, Kepala SMAN 1 Semarang Kastri Wahyuni mengatakan, persiapan PPDB untuk sekolah negeri terutama SMA 1 Semarang, hingga kini masih seputar persiapan pelaksanaan teknis. ”Panitia sudah ada bintek (Bimbingan Teknis), di sekolah negeri, sekolah hanya memfasilitasi dan menyiapkan kepanitiaan saja,” kata Kastri. (mg1/ton/ce1)