WONOGIRI – Polsek Slogohimo, Wonogiri, mengamankan tujuh pelajar SMP yang diduga sebagai pelaku pencurian delapan tabung gas elpiji 3 kiloan kemarin (17/5). Tabung gas ini milik pasangan suami istri Safrudin dan Purwanti.
”Saat ini ketujuh pelaku pencurian tersebut sudah diamankan di Polres Wonogiri guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek Slogohimo AKP Sargiata. Dijelaskan, pencurian tabung gas ini dilakukan sekitar pukul 01.00.
Sejam kemudian, tiga pelaku berhasil ditangkap di Desa Koripan, Slogohimo. Awalnya polisi berhasil menangkap tiga pelaku, dari tujuh kawanan pencuri tabung gas. ”Pelaku kita tangkap di Desa Koripan. Pencurian terjadi sekitar pukul 01.00. Satu jam kemudian pelaku berhasil kita tangkap pukul 02.00,” jelasnya.
Kapolres Wonogiri AKBP Tanti Septiyani saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Tujuh pelajar ini, yakni MR, 18, warga Dusun Banjar, Desa Bulusari, Kecamatan Slogohimo. Lantas, DP, 15, warga Dusun Ngerjopuro, Kelurahan/Kecamatan Slogohimo dan KT, 15, warga Dusun Ngimpunan, Desa Bulusari, Kecamatan Slogohimo.
Pelaku yang lain, LA, 14, warga Dusun Duren, Desa Gunan, Kecamatan Slogohimo dan RM, 15, warga Dusun Sanan, Desa Waru, Kecamatan Slogohimo. Lantas, VA, 14, warga Dusun/Desa Waru, Kecamatan Slogohimo; TY, 14, warga Dusun Gondang Legi, Desa Gunan, Kecamatan Slogohimo.
Menurut kapolres, pencurian tabung gas elpiji terjadi pada Sabtu dini hari (17/5) di warung milik Purwanti, 29, warga Dusun Duwet, Kelurahan/Kecamatan Slogohimo. Dari keterangan korban, saat diperiksa mengetahui peristiwa aksi pencurian tersebut. Purwanti melihat beberapa pemuda membawa tabung gas elpiji 3 kiloan.
Saat kejadian, Purwanti sempat teriak-teriak kalau ada pencuri di rumahnya. Mendengar teriakan itu, pelaku langsung kabur.(jok/un/jpnn/ric)