BARUSARI– Seorang mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Setiyawati, 28, Kamis (8/5) mendatangi Mapolrestabes Semarang. Kedatangan warga asal Bumirejo, Mungkid, Kabupaten Magelang, ini untuk mengadukan kekasihnya, Bam, warga Mungkid, yang diduga membawa kabur uang Rp 70 juta miliknya.

Mantan TKW yang baru saja pulang dari Taiwan tersebut mengatakan, ia dan Bam bertemu saat sama-sama menjadi TKI di Taiwan. Pertemuan itupun berlanjut ke hubungan asmara. Beberapa bulan yang lalu, Bam terlebih dahulu pulang ke Indonesia lantaran mengalami kecelakaan kerja. Sebelum pulang, Bam berjanji akan menikahi Setiyawati jika kontrak kerja Setiyawati selesai.

“Ia juga bilang kalau sebelum menikah nanti dan sambil menunggu kepulangan saya, mau bangun rumah dulu. Lalu, ia meminta sejumlah uang ke saya,” ujarnya kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Kamis (8/5).

Tanpa ragu, Setiyawati pun mentransfer uang ke Bam yang sudah berada di Mungkid. Itu dilakukan beberapa kali hingga total mencapai Rp 70 juta. Setiyawati semakin percaya saat Bam mengirimkan foto rumah yang sedang dibangun. “Tapi pas kontrak saya di Taiwan selesai dan pulang ke Mungkid, Bam tidak ada. Rumah yang difoto ternyata juga rumah tetangga yang sedang dibangun,” terangnya.

Hal itu membuat kesal Setiyawati. Sekuat tenaga ia mencari keberadaan Bam. Hingga akhirnya ia mendapat informasi jika Bam berada di sekitar Semarang, tepatnya di lokalisasi Gambilangu. Tanpa ragu Setiyawati pun menyambangi lokalisasi tersebut. Tapi yang dicari tidak ditemukan. Akhirnya ia memilih mengadu ke Mapolrestabes Semarang. “Saya mau minta tolong agar dibantu mencari Bam. Saya juga mau melapor tindakan yng dilakukan Bam,” tuturnya.

Petugas SPKT Polrestabes Semarang kemudian menyarankan agar Setiyawati melaporkannya ke Polres Magelang. Sebab, tempat kejadian penipuan atau penggelapan uang Rp 70 juta tersebut terjadi di Mungkid, Magelang.(har/jpnn/ton)