Anggaran JKMMS Jadi 7,5 M

105

SALATIGA—Anggaran jaminan kesehatan masyarakat miskin Salatiga (JKMMS) pada APBD 2014 naik Rp 5,45 miliar dari anggaran 2013 senilai Rp 2,05 miliar. Total dana yang dikucurkan menjadi Rp 7,5 miliar. Kenaikan anggaran ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga miskin.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Sovie Harjanti kepada wartawan menuturkan, penyerapan anggaran JKMMS cukup besar. Atas dasar itu, Pemkot Salatiga menaikkan anggaran JKMMS agar semua warga miskin di Kota Salatiga bisa menikmati pelayan kesehatan ini.
“Alokasi anggaran JKMMS ini merupakan salah satu wujud nyata Pemkot Salatiga dalam meningkatkan pelayanan dan kualitas kesehatan masyarakat. Di sisi lain, juga untuk membantu warga miskin yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” terang perempuan berkerudung tersebut.
Lebih jauh dia menambahkan, jumlah peserta JKMMS 2014 sama dengan tahun lalu, yakni 23.345 jiwa. Namun jika ada warga miskin yang belum terdaftar sebagai peserta program jaminan kesehatan nasional yang ditangani Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, mereka tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dari pemerintah dengan melengkapi persyaratan yang ditentukan. “Syaratnya, yakni surat keterangan tidak mampu (miskin) dari RT, RW, dan kelurahan,” jelas Sovie.
Dia menjelaskan, pelayanan JKMMS meliputi semua penanganan medis penyakit yang diderita warga, termasuk cuci darah. Karena anggaran JKMMS yang dialokasikan cukup besar.
Sebelumnya, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Salatiga Septa Maya Hidayati mengatakan, pihaknya mendukung langkah yang dilakukan DKK yang mengalokasikan anggaran untuk warga miskin yang membutuhkan pelayanan cuci darah. Sebab belakangan ini jumlah pasien warga miskin yang membutuhkan pelayanan cuci darah meningkat.(sas/ton)