PRINGAPUS- Pedagang Pasar Pringapus meminta Pemkab Semarang segera membenahi pasar dan relokasi pedagang. Pedagang menilai kondisi pasar sepi karena desain dan penempatan pedagang yang tidak tepat. Sehingga pedagang meminta Pemkab memindahkan pedagang di lantai bawah yang dijadikan lahan parkir. Selain itu mereka meminta dibuatkan lahan parkir pengganti.
Ketua Persada Pringapus, Sairi Idris mengatakan, selama ini kerap ditemui pengunjung yang terpeleset saat naik tangga. Selain itu kondisi pasar memang perlu butuh perawatan. “Jadi harapan kami pemerintah segera melakukan pembenahan dan penataan,” tutur Saidi dalam penyampaian keinginan ratusan pedagang di kantor Kecamatan Pringapus, Senin (20/1) siang.
Pedagang pasar lainnya, Rino Hariati, 40, mengatakan, kondisi pasar sangat memprihatinkan karena sepi pengunjung. Posisi pasar di lantai 2 menyebabkan pengunjung enggan masuk pasar. Selain itu pasar tidak nampak dari luar. “Kami ingin berjualan di bawah. Karena selama jualan di atas sepi pembeli. Berbeda ketika pasar masih ada di bawah,” tutur Rino.
Permintaan 202 pedagang tersebut disampaikan kepada Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang yang diwakili Kabid Pasar Yosef serta perwakilan Komisi B DPRD Kabupaten Semarang, Acshin Maruf, Rohpriyati dan Sholekah.
Sedangkan perwakilan juru parkir, Krisyanto, 52, mengaku keberatan jika pedagang dipindah menempati lahan parkir. Alasannya, mereka akan kehilangan mata pencarian. Selain itu akan menimbulkan kemacetan lalu lintas.
“Kalau pedagang dipindah ke lahan parkir, terus parkirnya dimana. Misalnya parkir di pinggir jalan, pasti lalu lintas akan macet. Sudah sejak lama lokasi parkir di sini, kalau dipindah lalu akan ditempatkan dimana lagi,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Yosef mengatakan, renovasi pasar akan dilakukan melalui dana APBD perubahan 2014. Menurut Yosef pihaknya telah menyampaikan hal itu pada pedagang dan mereka menyatakan mau menerima keadaan itu.
Ditambahkan Ketua Komisi B Achsin Ma’ruf, lantai 1 yang semula untuk parkir bisa diubah jadi pasar. Sedangkan lantai 2 akan dijadikan tempat parkir. “Kita akan kawal penganggaran untuk revitalisasi pasar tersebut,” kata Acshin. (tyo/ton)