MUNGKID— Kunjungan wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang terus mengalami lonjakan selama libur Natal dan tahun baru 2014. Hal ini membuat PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) menargetkan kunjungan sebanyak 392.198 wisatawan.
Kepala unit TWCB, Bambang Irianto mengatakan target kunjungan itu dimulai sejak 21 Desember hingga 1 Januari mendatang. ”Jumlah kunjungan terbanyak biasanya dari kalangan pelajar. Kan ini juga bersamaan dengan libur sekolah,” kata Bambang, kemarin.
Sejak tanggal 21 Desember lalu hingga 25 Desember jumlah wisatawan yang datang mencapai 140.378 orang.
Baik dari wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Rinciannya, jumlah kunjungan tanggal 21 Desember 22.311 orang, sedangkan pada 22 Desember 33.786, sehari kemudian (23/12) sebanyak 27.822, selanjutnya (24/12) tercatat 25.842 dan 30.617 wisatawan pada 25 Desember. ”Kita optimistis target bisa terealisasi,” katanya yakin.
Puncak kunjungan, kata dia diprediksi akan terjadi tanggal 29 Desember nanti. ”Pas hari Minggu,” tegas Bambang.
Apalagi, selama liburan ini, wisatawan juga bisa menikmati berbagai wahana penunjang yang telah disiapkan. Diantaranya pertunjukan kesenian, kereta mini, andong, dan wisata gajah.
Ditanya terkait pelaksanaan e-ticketing untuk masuk ke candi, Bambang mengakui belum bisa sepenuhnya dilaksanakan. Menurutnya, tiket masih menggunakan model lama. ”Hanya saja, uang yang masuk tidak kita terima tapi sudah langsung ke rekening,” kata dia.
Sementara itu, pantauan koran ini, meningkatnyaa kunjungan berdampak pada arus lalu lintas di kawasan wisata dunia itu. Kerap terjadi antrean panjang kendaraan sebelum masuk ke area taman wisata.
Bahkan, area parkir Candi Bo­robudur tidak cukup untuk menampung banyaknya kendaraan yang datang. Untuk mengantisipasi hal itu, TWCB menggandeng warga sekitar untuk mengelola parkir. Kapolres Magelang AKBP Murbani Budi Pitono mengatakan kawasan Candi Borobudur selalu menjadi objek prioritas pengamanan. Terutama saat liburan dan hari besar.
Murbani mengatakan ada ratusan anggota kepolisian dibantu TNI dan Banser yang ditempatkan khusus di Borobudur. Mereka disebar mulai dari pos pam hingga ke sejumlah zona taman wisata. ”Pengamanan dilakukan selama 24 jam,” kata dia. (vie/lis)