30 C
Semarang
Rabu, 19 Juni 2019

Label: PMDN

DIMUDAHKAN : Pekerja merakit sepeda motor trail merek Viar di pabrik, Kawasan Industri BSB. Keberadaan Kawasan Industri diharapkan mampu menaikkan nilai investasi di Jawa Tengah. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

Bentuk Tim Percepatan Pembangunan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong pengembangan Kawasan Industri di provinsi ini. Keberadaan Kawasan Industri diharapkan mampu menggenjot masuknya investasi. Berbagai...
DISKUSI: DPMPTSP dan Naker saat mengadakan rapat koordinasi bersama Komisi E DPRD Provinsi Jateng, beberapa waktu kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

16 Investor Siap Serap Tenaga Kerja

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebanyak 16 investor, yang terdiri dari asing dan lokal siap menggelontorkan modal mereka ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Hal itu berdampak...
Prasetyo Aribowo (Istimewa).

Investasi di Jateng Tembus Rp 33,02 T

SEMARANG – Realisasi penanaman modal di Jateng hingga triwulan ketiga tahun 2017 ini mencapai Rp 33,02 triliun. Jumlah tersebut mencapai 79 persen dari target...

Perizinan Investasi Harus Seragam

SEMARANG – Sejumlah daerah di wilayah Jateng mulai dilirik investor. Sayang, kebijakan izin investasi di setiap daerah masih belum seragam. Jika tidak segera diseragamkan,...

Setiap Tahun Tumbuh 52,31 Persen

SEMARANG - Investasi di Jawa Tengah menunjukkan pertumbuhan positif sejak tahun 2013 dengan rata-rata pertumbuhan 52,31 persen per tahun. Dari nilai elastisitas investasi terhadap...

Berita Lainnya

Defisit BPS

TES URINE : Ratusan anggota Kodam IV Diponegoro dites urine oleh Tim Terpadu dari Spamad di sela acara sosialisasi P4GN TNI AD di Aula Makodam IV/Diponegoro, Selasa (24/10) kemarin (IST).

Terbukti Konsumsi Narkoba Dipecat

CEK LAPANGAN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Kepala Dinas Penataan Ruang Agus Riyanto mengecek pembangunan lintasan lapangan TLJ, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

Desak Kontraktor Kerja 24 Jam

Angkat Kesenian Tradisional

Terbaru