22.5 C
Semarang
Kamis, 20 September 2018
Email: online@radarsemarang.com
SUKARELA: Mantan ketua RT 02 Dusun Kersan, Desa Karanganyar Sontorejo yang sering membersihkan Candi Sirih. (DYAH AYU FIRDARINI/RADAR SOLO)

Dinyatakan Tempat Bakar Gamping, Ternyata Bangunan Candi

RADARSEMARANG.COM - Belum banyak yang tahu bahwa di Dukuh Kersan, Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo terdapat benda bersejarah bernilai tinggi. Berbentuk candi dengan...
BIDAN INOVATIF: Program senam bagi wanita hamil untuk menyiapkan persalinan. Inzet: Prita Yusita. (DOKUMEN PRIBADI)

Prita Yusita, Bidan di Salatiga yang Gencar Kampanyekan Persalinan Alami

Terinspirasi dari Robin Lim yang memopulerkan persalinan secara alami. Prita Yusita, seorang bidan yang berdomisili di Salatiga termotivasi untuk mengedukasi perempuan bahwa proses persalinan...
PENUH SYUKUR : Taufik Hersanto saat berada di kedainya Khab Khun Thai Tea, Jalan Peleburan Barat (ESTIKA WIDA/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Nekad Keluar Kerja dari Bank, Sempat Jualan Jilbab dan Es Teh

Kegemaran sang istri mengonsumsi Thai Tea atau Teh Thailand yang lagi populer di Kota Semarang, ternyata menjadi peluang bisnis bagi Taufik Hersanto. Seperti apa? ESTIKA...
Dr drg Diyah Fatmasari MDSc. (FACEBOOK)

Praktik Pemasangan Behel Harusnya Dilakukan Dokter Gigi

RADARSEMARANG.COM - PRAKTIK pemasangan behel atau kawat gigi yang dilakukan Sepdina Dwi Pertiwi, mahasiswi Fakultas Ekonomi Jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dinilai...
Agus Riyadi (DOKUMEN KELUARGA)

Suwal Kaget Putrinya Ditangkap, Agus Dikenal Ramah

RADARSEMARANG.COM - Pasca kericuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sejumlah terduga teroris. Dua...
OTODIDAK: Novi Wahyuningsih menunjukkan aplikasi Callind yang sudah dipasang di gadget miliknya. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Gabungkan WA dan Line, Ditawar Jepang Rp 140 M

Novi Wahyuningsih menciptakan aplikasi Callind. Aplikasi messaging ini kabarnya sempat ditawar perusahaan Jepang dengan harga USD 10 Juta atau sekitar Rp 140 miliar. Seperti...
GENERASI KETIGA: Kusuma Atmaja Agung, generasi ketiga toko Tembakau Mukti yang kini menjadi Kafe Tembakau Pipa Mukti. (Abdul.muhgis@radarsemarang.com)

Toko Tembakau Mukti Berdiri sejak 1895

Toko tembakau di Kota Semarang ini telah beroperasi sejak 1895 silam. Hingga sekarang, toko legendaris ini tetap eksis dan konsisten menyediakan berbagai jenis tembakau...
LESTARIKAN BUDAYA: Kelompok Barongsai Tri Suci tengah bersiap mengisi acara Pasar Imlek Semawis beberapa hari lalu. (kanan) Ie Adiono Istianto, pimpinan Tri Suci. (Adennyar.wycaksono@radarsemarang.com)

Tarif Sekali Tampil Rp 1,5 Juta, Dibagi 15 Personel

Kelompok Barongsai Tri Suci masih relatif baru. Berdiri sekitar lima tahun lalu. Pimpinan kelompok ini, Ie Adiono Istianto, awalnya bergabung dengan kelompok lain. Setelah...
TERAMPIL: Mutik Nida saat memainkan musik kendang (DOKUMENTASI PRIBADI).

Manggung Sampai Lombok, Tak Pernah Patok Tarif

Tak hanya lincah menyayikan tembang dangdut, Mutik Nida juga jago main kendang. Kelihaian itu membuat Mutik menyandang julukam si Ratu Kendang dari Semarang. Seperti...
WISATA EDUKATIF: Pesawat terbang Boeing 747-200 di objek wisata Master Park, Purwodadi. (kanan) Bupati Grobogan Sri Sumarni, owner Master Park Agus Siswanto (ke-4 dari kiri) dan Direktur Jawa Pos Radar Semarang Abdul Aziz. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Jenis Boeing 737-200, Didatangkan Khusus dari Surabaya

Ibu Kota Kabupaten Grobogan: Purwodadi, kini punya objek wisata baru. Namanya Master Park. Objek wisata edukatif ini menawarkan aneka permainan air, serta wahana pembelajaran...

Berita Lainnya

Terbaru