22.4 C
Semarang
Sabtu, 27 Mei 2017

Jebol Plafon, Empat Tahanan Kabur

UNGARAN - Belum selesai dengan kasus perampokan di Kantor Kas Bank Jateng Tarubudaya Kabupaten Semarang, kini Polres Semarang dipusingkan dengan kaburnya empat tahanan di...
OLAH TKP: Aparat Polres Semarang saat melakukan olah TKP di kantor Bank Jateng Tarubudaya yang dirampok. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Empat Perampok Terekam CCTV

UNGARAN - Pelaku perampokan kantor Bank Jateng Tarubudaya Kabupaten Semarang masih dalam penyelidikan Polres Semarang. Penyidik Unit I/Pidana Umum Polres Semarang kemarin melakukan penyisiran...
PRODUK LOKAL: Bupati Semarang Mundjirin saat mengunjungi beberapa stan Expo Kabupaten Semarang 2017 yang digelar di Alun-alun Bung Karno, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Daya Serap Beras Lokal Rendah

UNGARAN – Bupati Semarang Mundjirin mengakui jika daya serap beras lokal saat ini masih rendah. Rendahnya penyerapan bukan karena kualitas beras lokal yang buruk...
TERTUTUP: Proses olah TKP oleh pihak Polres Semarang dilakukan secara tertutup. Tak satu pun orang diperbolehkan masuk ke Kantor Bank Jateng Cabang Tarubudaya. Terlihat beberapa polisi melakukan penjagaan ketat di pintu masuk kantor, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

6 Orang Disandera, Gasak Rp 150 Juta

UNGARAN – Pelaku aksi perampokan di Kantor Bank Jateng kompleks perkantoran Tarubudaya, Kabupaten Semarang, Kamis (18/5) kemarin, tergolong profesional. Pelaku yang diduga berjumlah empat...
KERJASAMA : Bupati Kudus Musthofa (paling kiri) saat penandatanganan MoU dengan Pemkab Semarang di Pendopo Bupati Semarang, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Musthofa Menunggu Rekom PDIP

UNGARAN–Bupati Kudus Musthofa siap jika mendapatkan rekomendasi dari partai pengusungnya yaitu PDIP untuk masuk ke bursa Pemilihan Gubernur(Pilgub) Jateng 2018 mendatang. Saat ditemui usai penandatanganan...
JUNJUNG PERSATUAN DAN KESATUAN: Seorang anak terlihat juga mengikuti aksi menyalakan 1.000 lilin di Alun-alun Bung Karno, Ungaran, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Aksi 1.000 Lilin untuk NKRI

UNGARAN – Ribuan warga terdiri dari berbegai elemen tumpah ruah di Alun-Alun Bung Karno, Ungaran, menggelar aksi bakar 1.000 lilin, Sabtu (13/5) malam. Aksi...
TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG SENTRA PISANG : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama istri Hj.Munafah Asip, saat memantau penjualan pisang di Pasar Doro, kemarin. Jual 5 Ton Pisang per Hari KAJEN - Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Minggu (14/5) mengunjungi Pasar Doro, yang terletak di sebelah Teminal Doro, Kecamatan Doro, untuk memantau langsung pedagang buah pisang yang berada di pasar tersebut. Pasalnya, dalam sehari Pasar Doro menjual buah pisang mentah sebanyak 5 ton. Melihat kondisi tersebut, Asip meminta kepada Kepala Dinas Perindustrian Pedagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pekalongan, agar menata Pasar Doro untuk dikembangkan menjadi area penjualan buah, khususnya sentra buah pisang. Dia mengungkapkan Pemda akan segera mengangkat potensi buah pisang yang ada di Kecamatan Doro menjadi sentra pisang, dan akan mengembangkan aneka produk makanan yang berasal dari pisang. Sehingga pisang yang dihasilkan dari petani, mempunyai nilai tambah ekonomi yang membaik. Menurutnya selama ini Kecamatan Doro hanya menampilkan potensi wisata alamnya. Namun dengan melimpahnya buah pisang setiap hari. Maka sudah selayaknya, Kecamatan Doro khususnya di Pasar Doro mengembangkan area untuk penjualan pisang. “Dalam sehari 5 ton buah pisang dijual di Pasar Doro dengan aneka jenis dan rasa yang beragam. Ini potensi Kecamatan Doro yang harus dikembangkan. Sehingga bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya. Bupati Asip juga mengatakan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM, serta Bagian Ekonomi akan mengangkat dan mengembangkan potensi buah pisang yang ada di Kecamatan Doro. Menurutnya para pedagang buah pisang akan dikelompokkan dan dibina untuk mengelola buah pisangnya menjadi lebih baik lagi, sehingga harga yang dijual juga akan menjadi lebih bagus, bukan hanya sekedesar pisang mentah dijual di Pasar Doro. “Saya akan minta dari Dinperindag dan UKM dan Bagian Ekonomi untuk menata potensi ini. Karena ini adalah potensi yang luar biasa. Dan Insya Allah akan menjadi nilai lebih apabila hal itu dikelola dengan lebih baik lagi,” katanya. Sementara itu, Pengurus Asosisasi Pedagang Pasar Doro, Jumadi, 47 menjelaskan dalam sehari ada 5 ton buah pisang, yang dijual secara rutin di Pasar Doro. Sebagian pedagang buah pisang berasal dari desa yang ada di Kecamatan Doro, seperti Dororejo, Rogoselo dan sebagainya. Menurutnya dari 5 ton pisang yang terjual tersebut, sebagian distribusikan ke Pasar yang ada di Kabupaten Pekalongan dan luar kota. Seperti Pasar Kajen, Wiradesa, Comal dan Pemalang. “Pedagang buah pisang ini, hanya beberapa jam saja di Pasar Doro. Karena mereka sudah punya pelanggan masing-masing, namun harga yang dijual cukup murah, dikarenakan buah pisang yang dijual masih mentah, dan yang beli juga pedagang pisang dari luar Kabupaten Pekalongan,” jelas Jumadi. (thd/ric)

Jelang Ramadhan PKS Jual Sembako Murah

UNGARAN - Ratusan warga Dusun Mrunten Wetan desa Kalisidi Ungaran Barat, rela berdesakan saling berebut demi membeli sembako murah yang dijual dengan harga Rp...
BANTUAN: Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Agusni Gunawan (tengah) didampingi Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha (tiga dari kiri) saat menyerahkan simbolis bantuan, kemarin. (ISTIMEWA)

179 Warga Terima Bantuan Rp 5,3 M

UNGARAN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali mengucurkan bantuan untuk 179 warga dari 8 desa di Kecamatan Bringin dan Kecamatan Sumowono,...
KEPENDUDUKAN : Penandatangan pakta integritas yang dihadiri Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha di kantor Dispendukcapil, kemarin. (Eko.wahy.budiyanto@radarsemarang.com)

Pemkab Siapkan E-Perizinan dan E-Chip

UNGARAN–Perbaikan pelayanan perizinan di Kabupaten Semarang terus dilakukan. Hal itu, untuk lebih menarik minat banyak investor. Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan jika usaha perbaikan...
KREATIF : Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha saat melihat beberapa karya siswa sekolah di Kabupaten Semarang hasil pendampingan USAID Prioritas di Ungaran, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Literasi Siswa Perlu Ditingkatkan

UNGARAN–Literasi siswa di Kabupaten Semarang saat ini masih perlu ditingkatkan dan butuh perhatian khusus dari Pemkab setempat. Hal itu dikatakan oleh Direktur USAID Prioritas,...

Terkini