RINGSEK : Kondisi mobil korban yang rusak berat setelah menabrak pembatas jalan di jalan tol Bawen-Salatiga.(IST)

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN– Kecelakaan tunggal terjadi di jalan tol Bawen–Salatiga kilometer 455,8 pada Minggu (29/9) sekitar pukul 11.30 WIB. Sebuah sedan Honda Accord yang tengah melaju tiba–tiba oleng dan menabrak pagar pembatas tengah tol. Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang meninggal dunia.

Korban meninggal adalah Yuda Yuwana, 37, anggota TNI yang berdinas di Kodam IV/Diponegoro, Fiko Niyam Pahlevi, 4, dan Sartiyem, 60. Semua korban merupakan warga Dusun Mranggen Desa Mranggen RT 2 RW 5 Kecamatan Polokerto Kabupaten Sukoharjo. Fiko merupakan putra kedua Yuda sementara Sartiyem diketahui sebagai mertua. Ketiga korban mengalami luka di bagian lehernya. Sementara itu satu korban luka, Reni Lidiastuti, 29, mengalami sesak di bagian dada.

Kanit laka Polres Semarang Ipda Wardoyo menuturkan, kecelakaan bermula saat sedan Honda Accord Nopol AD 8219 LB yang dikemudikan Serka Yuda dari arah tol Bawen menuju ke arah Salatiga. Sesampai di KM 455,8 yang masuk Dusun kalangan Desa Sukoharjo Kecamatan Pabelan, tiba–tiba mobil oleng. ”Sesampainya di tempat kejadian, tiba-tiba mobil oleng ke kanan dan menabrak median jalan sehingga terjadilah kecelakaan tunggal tersebut,” terang Wardoyo.

Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Termasuk adanya dugaan pengemudi mengantuk saat mengemudikan mobilnya. “Kecelakaan tunggal ini ada dugaan pengemudi mengantuk,” imbuhnya.

Kondisi mobil nahas berwarna merah itu mengalami kerusakan yang cukup parah. Beberapa saat setelah kecelakaan, tim penolong dari pengelola tol dan Satlantas mendatangi lokasi. Korban dievakuasi dengan menggunakan ambulan ke RSUD terdekat.

Terpisah humas RSUD Salatiga Nugroho Prasetyaningsih menyebutkan jika empat korban dibawa ke RSUD Salatiga. Dari empat korban tersebut, tiga meninggal dunia. Sementara satu korban lain masih menjalani pemeriksaan medis. (sas/ton/ap)