33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Mudahkan Koperasi dan UMKM dengan Aplikasi Telepon Pintar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah mendorong koperasi sebagai badan usaha untuk Go-Digital. Koperasi tidak lagi bisa menutup diri untuk bergerak ke arah bisnis digital. Dinkop UMKM Jateng bekerjasama dengan PT. Sadewa Jawara Indonesia ajak koperasi lewat sosialisasi.

Kepala Dinkop dan UMKM Ema Rahmawati mengatakan dalam kegiatan Sesarengan Diskusi Warga Ekonomi (Sadewa) Koperasi di Social Canteen, Semarang, Rabu (4/9). Koperasi merupakan jasa keuangan, kalau tidak berubah atau disrupsi diri, maka akan tertinggal. Dengan digitalisasi, pihaknya juga bisa meminimalisir terjadinya pembubaran terhadap koperasi tidak aktif.

“Melalui telepon pintar semua orang kini sudah bisa melakukan apapun. Mulai dari pinjaman online sampai dengan pembayaran non tunai,” ungkapnya.

Selama ini pihaknya banyak membubarkan koperasi. Namun ternyata koperasi yang dibubarkan masih aktif. Hanya saja tidak pernah mengirim laporan. Hingga Agustus 2019 pihaknya mendata setidaknya ada 5.000 koperasi yang tidak aktif dari total 26.000 koperasi yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM. Ini juga merupakan stategi pihaknya untuk memantau koperasi. Dengan tambahan memudahkan anggota dalam bertransaksi.

“Harapan kami kalau sudah digital, di dashboard kami nanti sudah ada profil koperasi. Secara otomatis masuk ke kami laporannya. Perubahan dari konvensional ke digital tidak akan mudah, sehingga kami terus sosialisasi,” tambahnya.

Sementara itu PT. Sadewa Jawara Indonesia, sebagai salah satu mitra strategis Dinas KUKM Jawa Tengah diwakilkan Ery Saputra mengatakan mental merupakan kendala yang berat diperpindahkan ke digital tersebut. Dirasanya orang Indonesia lebih cenderung malas keluar dari zona nyamanya. Namun pihaknya akan tetap optimis merealisasikan aplikasi ditelepon pintar.

“Dukungan ekosistem yang kuat adalah apa yang kami tawarkan kepada para teman-teman Pengurus Koperasi, disamping pendampingan yang berkelanjutan dan sustain. SADEWA G2 Koperasi bukan jualan aplikasi, tapi bersinergi dalam visi, misi dan aksi. Prinsipnya, kami terus berkontribusi secara aktif dalam bertumbuh bersama Koperasi Indonesia, khususnya di Jawa Tengah ini,” timpalnya. (ria/web/ap)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Penglepasan Calon Wisudawan Untag

FAKULTAS Hukum Untag 1945 akan mengadakan Yudisium dan Penglepasan Calon Wisudawan FH Untag, Rabu (25/10). Kegiatan akan berlangsung di Gedung Wanita, Jalan Sriwijaya no...

Pemudik Padati Tol Fungsional

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Jalur Tol Semarang-Batang di wilayah Kendal mulai Jumat (8/6) telah dioperasikan sebagai jalur mudik Lebaran 2018. Pemudik yang keluar dari pintu tol Gringsing...

Ajak Lebih Selektif Teruskan Broadcast

SEMARANG - Komunitas Masyarakat Anti Hoax Indonesia mengajak semua pihak menahan diri untuk tidak ikut menyebarkan berita bohong. Dengan menggelar aksi serentak di 7...

Buket Bunga Raksasa dari Seribu Roti dan Keju

SEMARANG – Buket bunga dengan ukuran raksasa menghias atrium Mal Paragon, kemarin. Uniknya, buket tersebut terbuat dari rangkaian seribu roti dan keju berbentuk bunga....

Underpass Karangsawah Segera Digarap

BREBES-Pembangunan underpass perlintasan KA Karangsawah jalan nasional Tegal-Purwokerto wilayah Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes mulai direalisasikan. Satker Pelaksana Jalan Nasional wilayah I Dirjen...

2018 Pusat Kota Demak Bersih dari PKL

DEMAK - Relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Kiai Singkil (kawasan Pendopo) ke tempat baru dikawasan depan SMPN 5 tidak akan...