JawaPos.com – Maksudnya menyudutkan cawapres terpilih Ma’ruf Amin. Tetapi, karena kurang cerdas, jadinya gampang ketahuan kalau hoax. Itulah yang dialami pemilik akun Facebook Haelia Meliset (fb.com/cek.alfirdausy).

Modus pembuatan hoax tersebut amat kentara. Mengambil laman berita Kompas.com, lalu mengganti judulnya untuk menyudutkan Ma’ruf Amin. Namun, cara penulisan judul rekayasa itu sangat ngawur. Jauh dari standar jurnalistik yang diterapkan media-media mainstream.

“Ma’ruf Amin jika ada masyarakat tak mengakui Jokowi sebagai pemimpin 5 tahun ke depan maka akan masuk neraka sampai 7 turunan.” Demikian judul berita palsu yang disebar Haelia.

Faktanya, laman berita Kompas.com yang direkayasa itu melaporkan Ma’ruf Amin yang jarum super. Maksudnya, jarang di rumah dan suka pergi. JPNN.com (Jawa Pos Grup) memberitakan istilah yang dipakai Ma’ruf Amin untuk menggambarkan dirinya saat jadi cawapres.

”Giliran jadi cawapres, saya jadi jarum super. Mutar ke mana-mana seperti sopir taksi saja,” ujar pria yang disapa Abah itu. Kondisi tersebut berbanding terbalik saat menjadi Rais am PB NU atau ketua umum MUI. Sebab, kegiatannya tidak padat seperti saat ini. Anda dapat membaca berita yang terbit pada 6 April itu di bit.ly/PriaJarumSuper.