33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Johan Sukweenadhi, Dosen Berprestasi Di LLDIKTI Wilayah VII

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Johan Sukweenadhi percaya tanaman juga membutuhkan ’’imunisasi’’ untuk meningkatkan sistem pertahanan terhadap beragam kondisi. Salah satu bentuk imunisasinya, interaksi bakteri baik dengan tanaman.

SEPTINDA AYU PRAMITASARI

JOHAN Sukweenadhi terlihat sibuk dengan aktivitasnya di Kalbe Ubaya Hanbang-Bio Laboratory Universitas Surabaya (Ubaya) kemarin (16/7). Dosen fakultas teknobiologi itu mengecek secara detail kondisi pertumbuhan akar ginseng dengan sistem bioreaktor kultur jaringan tanaman.

”Di usia tujuh minggu, akar ginseng ini sudah bisa dipanen. Bobotnya setara dengan ginseng yang dipanen empat tahun masa tanam konvensional,” kata Johan sembari mengontrol proses inkubasi kultur jaringan akar ginseng dengan media air tersebut.

Sebagai ketua peneliti di Kalbe Ubaya Hanbang-Bio Laboratory, Johan memang harus selalu mengontrol aktivitas di laboratorium kultur jaringan itu setiap hari Dalam sehari, pria 29 tahun tersebut bisa menghabiskan 2–3 jam di laboratorium.

Johan juga banyak terlibat dalam penelitian-penelitian pada tanaman ginseng. Salah satu penelitiannya mengenai interaksi bakteri baik dengan tanaman ginseng. Penelitian yang dilakukan saat menempuh pendidikan doktor di Kyung Hee University, Korea Selatan, itu pun berlanjut hingga sekarang. Media tanamannya pun berbeda. Yakni, tanaman padi merah di Tabanan, Bali.

Berkat hasil-hasil penelitian tersebut, Johan pun mendapatkan penghargaan sebagai peringkat kedua dosen berprestasi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII.

Johan mengatakan bahwa ginseng merupakan salah satu tanaman yang dibudidayakan di Korea Selatan. Namun, dalam masa tumbuhnya, banyak kendala. Kadang usia tanaman ginseng 1–2 tahun sudah dalam kondisi stres dan tidak bisa tumbuh. Hal itu disebabkan kurangnya sistem pertahanan pada tanaman ginseng sehingga menghambat pertumbuhan sampai masa panen. ’’Dari situlah, saya berpikir cara untuk menambah pertahanan agar ginseng bisa tumbuh sehat,’’ ujarnya.

Penelitian pun dilakukan sejak akhir 2012 hingga 2017. Yang digunakan dalam penelitian adalah arabidopsis, tanaman yang paling sesuai untuk menjadi model studi perkembangan tanaman. Yakni, ginseng.

Johan pun berupaya mencari solusi untuk meningkatkan pertahanan ginseng dengan konsep budi daya secara konvensional seperti yang dilakukan petani di Korea Selatan. Salah satu caranya, dengan ’’imunisasi’’ tanaman sejak awal. ’’Seperti manusia, sejak bayi sudah harus diimunisasi. Tanaman sejak bibit awal perlu ’diimunisasi’,’’ katanya.

’’Imunisasi’’ yang dimaksud ialah memberikan bakteri baik kepada tanaman. Johan menjelaskan, asal bakteri baik yang diberikan tersebut bisa berinteraksi dengan tanaman, pertumbuhannya akan jauh lebih baik. ’’Saya meneliti respons tanaan saat diberi bakteri baik yang diambil dari tanaman itu sendiri,’’ jelasnya.

Johan menyatakan, bakteri baik yang diambil dari tanaman ginseng tersebut diberikan pada tahap pembibitan atau tunas. Kemudian, satu tahun awal, bakteri baik diberikan setiap kali irigasi. ’’Hasilnya, akar ginseng tumbuh lebih sehat dan memiliki bobot lebih besar. Pada ginseng yang berusia 2 tahun, rasio terkena penyakit lebih rendah,’’ ujarnya.

Menurut dia, bakteri baik pada tumbuhan memiliki senyawa kimia yang dapat direspons tanaman untuk meningkatkan sistem pertahanan. Karena itu, ketika bakteri baik tersebut diberikan pada tanaman sejak awal, dapat mengurangi risiko gagal panen

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Targetkan Kawasan Rawan Lakalantas

PEKALONGAN -  Mulai 1 Maret 2017, polisi resmi menggelar Operasi Simpatik Candi 2017, yang dilaksanakan selama 21 hari, atau hingga 21 maret 2017 mendatang. Pada...

Fasih Berbahasa Inggris Lewat Debat

RADARSEMARANG.COM - SELAMA Ini pelajaran bahasa Inggris hanya lewat mendengarkan, membaca, dan menulis. Siswa  jarang diajak untuk berbicara. Faktor penerapan kurikulum awal yang hanya...

Sama-Sama Optimistis Menang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pesta demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 akan digelar Rabu (27/6) hari ini. Sebanyak 27.068.125 jiwa yang terdaftar dalam DPT (daftar...

600 PKL Barito Belum Dipindah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 133 bangunan semi permanen PKL Barito yang berdiri di bantaran Banjir Kanal Timur (BKT) di wilayah Kelurahan Kaligawe, Semarang, dibongkar....

Perawatan Paling Aman ke Spesialis Ortodontis

RADARSEMARANG.COM - MARAKNYA penggunaan kawat gigi atau behel, rupanya tukang gigi pun ikut meraup untung dengan membuka jasa pemasangan behel. Selain itu, masyarakat kini...

Ukir Prestasi, 20 Polisi Terima Penghargaan

KENDAL—Kapolres Kendal, AKBP Firman Darmansyah memberikan penghargaan kepada 20 polisi di jajaran Polres setempat. Yakni, polisi tersebut dinilai telah berhasil mengungkap kasus kriminalitas. “Kami memberikan...