33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Hoax Anies Serahkan Bukti Kecurangan Pilpres ke Mahkamah Internasional

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

JawaPos.com – Pilpres 2019 telah usai. Pertemuan antara Jokowi dan Prabowo sebagai simbol rekonsiliasi juga telah terlaksana. Namun, produsen hoax masih saja membuat hasutan yang mengadu domba para pendukung kedua belah pihak. Salah satunya adalah kabar tentang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyerahkan bukti kecurangan Pilpres 2019 ke Mahkamah Internasional.

Kabar itu dilengkapi foto yang memperlihatkan Anies sedang menerima dokumen dari seseorang, tetapi lebih mirip sebuah sertifikat. ”Hari Ini Goobernur Anis Menunjukkan Bukti Otentik ke Panitera Mahkamah Internasional. Doakan Kemenangan Prabowo di Depan Mata, Keputusan Dibacakan Tanggal 17 Juli.” Begitu narasi yang tertulis di foto tersebut.

Salah seorang netizen yang menyebarkan kabar tersebut adalah pemilik akun Wahyudi (fb.com/wahyudi.lili). Akun itu membagikan ulang posting-an fan page Pendukung Setia Prabowo Sandi. ‘‘MOHON DOANYA, KEMENANGAN PRABOWO DI DEPAN MATA. HAKIM MAHKAMAH INTERNASIONAL AKAN MENENTUKAN HUKUMAN PADA TANGGAL 17 JULI 2019. DISIARKAN LIVE DI NASDAQ TV,” tulis fan page tersebut.

Posting-an itu jelas hoax. Sebab, Pra­bowo tidak pernah membawa seng­keta pilpres ke Mahkamah Interasional. Lalu, Nasdaq TV yang disebut-sebut menyiarkan penyerahan bukti oleh Anies adalah channel yang sering menyiarkan berita seputar ekonomi dan pasar saham di Amerika Serikat (AS). Kantornya berada di New York. Rasanya aneh jika televisi seputar ekonomi di AS tersebut menyiarkan sengketa pilpres di Indonesia.

Foto yang disebar akun robot itu juga tidak berkaitan dengan pilpres. Apalagi Mahkamah Internasional. Jawa Pos menemukan foto tersebut diunggah Anies Baswedan pada 31 Oktober 2018. Saat itu Anies berkunjung ke Argentina. Misalnya, terlihat bendera di bagian kiri foto.

Melalui akun Twitter miliknya, Anies mengakui bahwa dirinya menerima penghargaan sebagai tamu kehormatan oleh Parlemen Kota Otonom Buenos Aires. ”Dari seluruh peserta pertemuan #Urban20, hanya tiga orang yang diangkat sebagai tamu kehormatan,” tulis Anies sembari melampirkan foto tersebut. Anda dapat melihat foto tersebut di bit.ly/TamuKehormatan.

Jawapos.com juga memberitakan penghargaan yang diperoleh Anies. Judul beritanya, Bertolak ke Argentina, Anies Dapatkan Gelar Tamu Kehormatan. Berita yang sudah terbit pada 1 November 2018 itu menjelaskan bahwa Anies menghadiri Urban 20 (U20) pada 29-30 Oktober 2018.

Saat itu Anies mendapat gelar Huspedes de Honor de la Ciudad de Buenos Aires atau tamu kehormatan Kota Buenos Aires dari Parlemen Kota Otonom Buenos Aires, Argentina, pada Selasa, 30 Oktober 2018. Anda dapat membaca berita tersebut di bit.ly/KunjunganU20.

FAKTA

Foto yang diberi keterangan bahwa Anies Baswedan membawa bukti kecurangan pilpres ke Mahkamah Internasional adalah hoax. Sebenarnya foto itu memperlihatkan Anies meraih penghargaan sebagai tamu kehormatan di Urban 20 di Argentina.

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jadi Kado Wisuda, Ulang Tahun hingga Perkawinan

Di sela kuliah, Rofiqoh dibantu temannya Lidya Puspita menekuni usaha pembuatan figura unik berbahan dasar bunga Edelweiss. Namanya Edelweiss in Frame. Seperti apa? JOKO SUSANTO. RADARSEMARANG.COM,...

Tatap Empat Laga Berat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah libur lebaran, tim PSIS Semarang akan kembali melakoni laga lanjutan Liga 1. Tercatat empat laga masih harus dilakoni Haudi Abdillah...

Dampak Abu Merapi, Bandara Ditutup 3 Jam

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Erupsi Gunung Merapi yang terjadi Jumat (1/6) pukul 08.20 kemarin, menimbulkan hujan abu vulkanik di Kota Semarang dan sekitarnya. Akibatnya, Bandara Internasional Ahmad...

Baca Al Quran Sebelum Beraktivitas

Kesibukan menjadi Rektor diakui cukup menguras waktu. Ia mengaku lebih sering menghabiskan waktu dengan karyawan daripada keluarga besarnya. Namun, itu tak lantas menjadi alasan...

Perkuat Layanan Non Tunai di Tol

SEMARANG - Peningkatan pelayanan terhadap masyarakat dalam pembayaran tarif tol secara non tunai, terus digeber oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Semarang. Sejak...

Pemkot Semarang Dukung Destinasi Digital

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dukungan Pemkot Semarang kepada program Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Destinasi Digital mendapatkan apresiasi tinggi. Pemkot yang dipimpin Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi...