RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Tokoh agama KH. Zainal Arifin selaku pengasuh pondok pesantren Fathul Huda Desa Sidorejo Kecamatan Sayung Kabupaten Demak menolak hoak dan segala ajakan people power untuk penggulingan pemerintahan yang sah.

“Kita masyarakat di sini sungguh sangat menolak bermacam politik untuk menggulingkan pemerintah. Jadi kita tolak mentah-mentah saja,” kata KH. Zaenal Arifin atau terkenal Gus Zen, Selasa (14/5).

Menurut ulama ini, pemerintahan yang sah tidak bisa digoyang hanya karena pihak yang tak sejalan kalah dalam pemilu.

“Kalau menggoyang berarti melanggar hukum. Kalau sudah begitu, ada aturan mainnya. Jadi masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh kepentingan politik belaka,” ucapnya ketika ditemui di Ponpes Fathul Huda Dusun Karanggawang Desa Sidorejo Kecamatan Sayung Kabupaten Demak.

Gus Zen dikenal dalam setiap ceramahnya begitu menyejukkan hati jamaah yang mengikuti pengajian sang guru. Untuk itu, dia tak ingin bangsa ini terpecah belah akibat kepentingan politik yang hanya urusan duniawi.

“Tindakan semacam ‘people power’ lantaran tidak puas dengan hasil pemilu, tidak sesuai Undang-Undang. Marilah kita sabar dulu menunggu, kecuali nanti misalnya beda apa yang disampaikan KPU dengan data intern yang dipegang salah satu kubu maka bisa dipersoalkan melalui jalur konstitusi,” jelasnya.(hib/ap)