RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan PT Eleska IATKI Jawa Tengah, kembali menggelar pelatihan sertifikasi kompetensi operator genset. Kali ini pelatihan diikuti sekitar 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan SKPD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kabid Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Imam Nugraha mengungkapkan,pelatihan ini melengkapi syarat kepemilikan genset, yang meliputi dua aspek yakni aspek legalitas dan aspek keselamatan ketenagalistrikan.

“Aspek legalitas seperti Izin operasi,SKT, sementara aspek keselamatan meliputi sertifikasi laik operasi, sertifikat kompetensi bagi operator genset” ungkap Imam kepada RadarSemarang.Com usai membuka pelatihan, di salah satu hotel di kota Semarang, selasa (14/5/19).

Imam mengingatkan, aspek legalitas ini penting dipenuhi oleh pemilik genset, karena dalam Undang-Undang no 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan diatur sanksi, terhadap pemilik genset.

“Ancaman hukuman antara 5 hingga 10 tahun, dengan ancaman denda lima ratus hingga 1 miliar rupiah,” tandasnya.

Kegiatan pelatihan sertifikasi operator genset untuk ASN ini kali keduai, menurut Slamet Eko Arianto, manager PT Eleska IATKI Jawa Tengah.

“Rencananya setiap tahun kita gelar minimal dua kali pelatihan untuk ASN, tapi kalau untuk swasta periodik kita selenggarakan setahun tiga kali” ungkap pria yang akrab dipanggil Eko ini.
Dia menargetkan sebagian besar pemilik genset di Jawa Tengah dapat memenuhi dua aspek persyaratan kepemilikan genset, seperti yang diatur dalam UU No 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. (sls/web/ap)