JawaPos.com – Kekalahan Persija Jakarta dari Ceres-Negros, Selasa (23/4) meninggalkan penyesalan besar dalam diri Bruno Matos. Saking kecewanya, dia sampai berpikir untuk angkat kaki dari skuad Macan Kemayoran.

Hal ini disampaikan Bruno Matos lewat postingannya di media sosial Instagram. Sang pemain merasa bersalah karena Persija gagal menang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

“Tepujilah Tuhan. Saya pantas disalahkan atas kekalahan tim. Satu-satunya orang yang bisa disalahkan atas kekalahan itu adalah Bruno Oliveira de Matos. Jakmania, kalian pantas mendapatkan yang lebih baik. Kalian fantastis. Seluruh pendukung harusnya layak mendapatkan medali juara,” tulisnya di akun @brunomatosbahia10.

“Saya tidak pantas bermain di Persija. Kalian layak mendapatkan pemain yang lebih baik daripada saya. Saya mengundurkan diri. Rekan-rekan setim, saya minta maaf. Kalian kalah karena saya. Saya harus disalahkan atas kekalahan Persija. Jakmania dan Persija merupakan yang terbaik. Tuhan memberkati kalian saudara-saudaraku,” sambungnya.

Bruno Matos sangat menyesal, sebab di babak pertama ia gagal mengeksekusi tendangan penalti. Bola yang diarahkannya ke sisi kiri gawang mampu diblokir oleh kiper lawan.

Buat Bruno Matos, ini jadi penalti kedua yang gagal berbuah gol. Sebelumnya dia menyia-nyiakan peluang dari titik putih saat Persija menghadapi Kalteng Putra di ajang Piala Presiden 2019 lalu. Ketika itu, bola yang ditendangnya membentur mistar gawang.

Berkaca dari hal tersebut, Bruno Matos merasa sangat frustrasi. Namun pemain 28 tahun itu mendapat banyak dukungan, salah satunya dari William Pacheco. “Kuatkan saudara saya, Tuhan menyertaimu,” tulis bek Bali United tersebut.

Editor : Bagusthira Evan Pratama

Reporter : Indra Eka Setiawan