JawaPos.com – Pebulu tangkis Korea Selatan Lee Yong Dae memuji Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang masih sanggup bersaing dengan para pemain muda meski sudah cukup berumur. Baru kembali lagi ke lapangan pada tahun lalu setelah memutuskan pensiun pada 2016, Yong Dae mengaku semangat dari The Daddies memberinya inspirasi untuk bisa kembali bersinar.

Pada masa mudanya, Yong Dae sendiri merupakan salah satu pemain sektor ganda yang ditakuti di dunia. Ia sukses berkarir di nomor ganda putra, bahkan menyabet medali emas Olimpiade Beijing 2008 di sektor ganda campuran. Ia sempat memutuskan pensiun usai Olimpiade Rio de Janeiro 2016 sebelum akhirnya kembali pada pertengahan 2018.

“Hendra/Ahsan adalah pemain yang sangat bagus sejak mereka masih muda. Mereka punya pengalaman yang jauh lebih banyak ketimbang pemain-pemain di era sekarang, dan hal itu terbukti sukses membuat mereka masih sanggup bersaing, bahkan meraih prestasi,” ujar Yong Dae seperti dilansir situs resmi BWF.

Tidak mau kalah dari The Daddies yang belum lama ini menyabet gelar All England 2019, Yong Dae yang saat ini fokus di nomor ganda putra bersama Kim Gi Jung bertekad meniru etos kerja dan semangat Hendra/Ahsan, baik di lapangan maupun saat latihan.

“Saya belajar dari penampilan mereka di lapangan. Saya juga harus punya pola pikir seperti mereka yang masih sanggup mendapatkan gelar juara.

Yong Dae pun mengakui, di tengah persaingan ganda putra yang saat ini begitu ketat, tidak mudah baginya dan Gi Jung untuk bisa kembali ke jajaran top 10 dunia. Ada banyak PR yang mesti ia lakukan.

“Tentunya stamina harus ditingkatkan lagi, dan membangun kesadaran dan kewaspadaan akan persaingan saat ini. Mengikuti turnamen sebanyak-banyaknya juga jadi hal yang sangat penting,” kata Yong Dae.