JawaPos.com – Nasib Robert ‘Gladiator’ Lima bersama Arema FC telah berakhir. Seperti yang sudah diduga belakangan ini, striker asal Brasil ini digadang-gadang akan segera dicoret manajemen Singo Edan. Akhirnya, Senin (15/4) kemarin, manajemen Arema mengumumkan pencoretan Gladiator.

Pemain bernama lengkap Robert Lima Guimaraes ini tampaknya belum beruntung untuk bisa merumput di Indonesia. Pemain asal Brasil tersebut resmi terdepak dari skuad Arema FC. Kabar tersingkirnya Guimaraes dari tim berjuluk Singo Edan itu memang sudah berembus sejak pertengahan Piala Presiden 2019. Namun manajemen Arema FC baru membuka suara pada Senin (15/4).

General Manager Arema FC Ruddy Widodo mengatakan, sebenarnya keputusan mengakhiri kerja sama dengan Robert Lima sudah ditetapkan setelah laga kontra Bhayangkara FC di babak 8 besar Piala Presiden (30/3).

”Pencoretan Robert ini atas rekomendasi dari tim dokter serta tim pelatih. Sudah kami sampaikan juga ke agennya. Mungkin dalam dua atau tiga hari dia akan kembali ke negaranya,” kata Ruddy.

Pada awal bergabung bersama Arema FC, langkah Robert sebenarnya bisa disebut mantap. Dia sukses menciptakan dua gol di laga perdananya kontra Persita Tangerang (26/1). Saat ini tujuh gol sudah dia koleksi bersama Arema. Tiga di antaranya diciptakan pada dua laga uji tanding kontra tim asal Malang Tanobel FC (18/1) serta Timnas U-23 (11/2).

Namun setelah itu, performanya terus menurun. Bahkan pada babak penyisihan Piala Presiden, Gladiator tak sekali pun turun sebagai starter. Dia baru mendapat kesempatan ketika Arema FC menundukkan Bhayangkara FC dengan empat gol tanpa balas.

Sayang dari empat gol tersebut tidak satu pun yang tercipta dari kakinya. Justru dia harus menerima cedera otot betis kaki kirinya. Itu yang membuat dia harus absen pada babak semifinal serta final Piala Presiden.

Singo Edan pun bergerakk cepat untuk mencari sosok pengganti Robert. Namun kali ini manajemen Arema FC enggan tertipu oleh tayangan Youtube seperti yang terjadi saat mendatangkan Gladiator. Ruddy pun enggan menyebutkan nama yang tengah menjadi incaran. Namun kabarnya striker asal Polandia Piotr Grzelczak tengah menjalani pendekatan dengan Singo Edan.

”Kami belajar dari yang kemarin. Untuk pemain baru nanti akan mencari lebih dalam lagi. Mencari informasi lebih banyak dari pemain atau kenalan lain yang tahu atau mengenal pemain yang kami incar,” tutur pria asal Madiun tersebut.

Di sisi lain, Ruddy menegaskan posisi  Pavel Smolyachenko masih aman bersama Arema FC. Berposisi sebagai gelandang bertahan, pemain asal Uzbekistan tersebut juga bisa ditempatkan sebagai stopper. Itu menjadi salah satu alasan Singo Edan mempertahankan gelandang berusia 27 tahun tersebut.