JawaPos.com – Usai kalah di final Piala Presiden 2019, tim pelatih Persebaya Surabaya mulai melakukan evaluasi. Namun, tampaknya skuad yang ada saat ini masih bisa dimaksimalkan. Sementara untuk tambahan pemain asing masih menunggu kepastian Otavio Dutra menjadi WNI.

Persebaya Surabaya memang tampil cukup apik pada pramusim. Terbukti mereka mampu lolos hingga babak final Piala Presiden 2019. Namun bukan berarti Persebaya mulus tanpa catatan. Apalagi mereka gagal meraih trofi juara setelah kalah agregat 2-4 dari Arema FC.

Beberapa pemain pun mendapat sorotan lantaran penampilan mereka yang belum maksimal di Piala Presiden. Terutama Amido Balde serta dua penjaga gawang Miswar Saputra dan Abdul Rohim. Meski sudah meyumbangkan empat gol bagi Green Force di Piala Presiden, Balde dinilai masih belum maksimal. Sementara dua kiper yang dimiliki Persebaya menjadi bulan-bulanan setelah melakukan blunder di laga krusial.

Namun pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman tampaknya tidak akan melakukan perombakan besar pada skuad yang sudah dimilikinya. Pelatih asal Majalengkan tersebut masih percaya dengan komposisi skuadnya saat ini.

”Kami sudah melakukan diskusi di Malang setelah final kemarin. Kami menilai komposisi yang kami punya masih belum urgent (dirombak). Untuk itu kami akan maksimalkan skuad yang ada saat ini,” kata pelatih yang kerap disapa Djanur tersebut.

Sementara itu untuk satu slot pemain asing yang kosong juga masih belum dipikirkan oleh Persebaya. Mereka memilih menunggu proses naturalisasi Otavio Dutra rampung lebih dulu. Menurut Djanur, masih ada satu surat yang belum dipenuhi oleh Dutra.

”Ini yang menjadi kendala kami. Tetapi saya sempat bicara dengan Dutra, katanya masih proses dan akan segera diselesaikan,” tutur eks pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung tersebut.

Karena itu Djanur masih enggan membicarakan masalah tambahan pemain asing di skuadnya. Dia memilih untuk menunggu proses naturalisasi Dutra 100 persen rampung. Baru kemudian mulai memikirkan pemain seperti apa yang akan didatangkan untuk mengisi satu slot pemain asing yang tersisa.