JawaPos.com – Laga Manchester United menjamu Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions di Old Trafford, Kamis (11/4) menjadi ajang nostalgia bagi Gerard Pique. Dia mengaku sangat menantikan pertandingan melawan Man United.

Sebagai informasi, Pique pernah membela Red Devils pada 2004-2008. Berdasar itu, Pique akan bernostalgia dengan Man United. Dia akan kembali ke Old Trafford tetapi sebagai musuh.

“Ketika kami mendapatkan hasil drawing melawan Man United, saya sangat senang. Saya memiliki kedekatan khusus dengan mereka dan saya berharap mereka baik-baik saja,” jelas Pique.

“Ini merupakan pertandingan yang spesial bagi saya karena di sana saya beranjak dewasa, saya juga belajar banyak, baik itu di luar maupun di dalam lapangan. Ketika saya kembali ke rumah, saya benar-benar telah berubah total,” tambahnya.

Ole Gunnar Solskjaer yang merupakan manajer Man United makin memperlengkap kenangan yang dirasakan oleh Pique. Sebab saat dia menjadi pemain muda di Man United, Solskjaer masih berprofesi sebagai pemain.

“Saat saya berumur 17 tahun, Solskjaer merupakan salah satu dari pemain senior. Dia memiliki masalah dengan cedera, tetapi kamu bisa lihat kualitasnya dalam latihan. Saya senang melihat dia dapat melatih dengan baik di Old Trafford,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pique mengaku kenangan-kenangan manis di Old Trafford tidak membuatnya tertekan dalam menghadapi Man United. Sebaliknya, dia tidak akan bermain setengah-setengah melawan mantan klubnya itu.

“Kami berada dalam atmosfer positif dengan gelar juara liga yang sedikit lagi diraih dan final Copa del Rey. Kami melakukannya dengan baik dan kami juga sangat bersemangat, tidak merasa tertekan. Kami ingin membawa pulang hasil yang baik ke Camp Nou,” tutupnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Bintang Rahmat