JawaPos.com – Liliyana Natsir berharap pemerintah menjalankan lagi tunjangan seumur hidup kepada para atlet yang berstatus olimpian peraih medali, termasuk dirinya. Meski sudah menyandang status sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Butet ingin pemerintah tetap memegang janji tersebut.

Untuk diketahui, pemerintah pernah berjanji memberi apresiasi kepada para atlet yang mendapatkan medali di Olimpiade. Penghargaan terebut berupa tunjangan hari tua dengan nominal yang berbeda-beda. Peraih emas akan mendapatkan Rp 20 juta, perak Rp 15 juta, dan perunggu Rp 10 juta.

Jaminan terebut akan diberikan setiap bulan selama seumur hidup kepada para atlet yang pernah meraih medali di Olimpiade, termasuk para peraih medali Olimpiade tahun-tahun sebelumnya seperti Susy Susanti, Alan Budikusuma, dan lainnya.

Namun, pada faktanya, tunjangan tersebut hanya ia dapatkan hanya di periode satu tahun pertama setelah ia menjuarai Olimpiade. Pemberian tunjangan tersebut tengah mandek hingga sekarang karena persoalan regulasi.

“Saya sebagai olimpian ya berharapnya tunjangan itu tetap berjalan. Karena kan sudah ada statement-nya,” ujar peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu, Selasa (2/4).

Butet sebetulnya bakal mendapatkan gaji seumur hidup dari statusnya sebagai PNS setelah ia diangkat tahun depan. Meski demikian, Butet berharap tunjangan olimpian bisa tetap terus berjalan agar hari tuanya betul-betul terjamin. 

“Karena tunjangan olimpian ini statusnya tak bisa diwariskan, hanya seumur hidup untuk atletnya sendiri,” tutupnya.