JawaPos.com – PBSI urung mengirimkan para pemain terbaik mereka ke India Terbuka 2019, termasuk ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Pelatih ganda putra PBSI Herry Iman Pierngadi membeberkan bahwa The Minions dan pasangan ganda putra PBSI lain sengaja tidak diberangkatkan ke India karena sedang fokus ke Malaysia Terbuka 2019.

India Terbuka 2019 yang akan berlangsung pada 26-31 Maret mendatang adalah turnamen level super 500, sementara Malaysia Terbuka 2019 yang akan bergulir sepekan setelahnya memiliki level yang lebih tinggi, yakni super 750. Mengingat para pemain Indonesia sudah harus mulai fokus mengumpulkan poin untuk Olimpiade Tokyo 2020, sudah sewajarnya mereka memilih turnamen yang lebih bergengsi.

“Malaysia Terbuka jauh lebih penting karena poinnya jauh lebih besar. Kami lebih fokus ke situ. Kami harus pintar-pintar atur jadwal, dan harus ada yang dikorbankan,” ujar Herry, Selasa (26/3).

Selain lebih mementingkan turnamen yang bergengsi, Herry mengatakan bahwa Kevin/Marcus juga tidak diikutkan ke India karena persiapan yang minim. Pasalnya, semua pemain ganda putra baru bisa melakukan latihan bersama setelah Swiss Terbuka 2019 pada pertengahan Maret kemarin.

“Sudah direncanakan jauh-jauh hari kami memang tidak ikut ke India. Waktunya mepet, persiapan kurang. Daripada tidak siap ya tidak usah ikut,” tutupnya.

Di India terbuka nanti, sektor ganda putra Indonesia hanya akan diwakili pasangan non pelatnas Ricky Karandasuwardi/Angga Pratama. Ricky/Angga, yang pernah jadi bagian dari PBSI, akan menjalani pertandingan pada Rabu (27/3) melawan wakil tuan rumah Goh V Shem/Tan Wee Kiong.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Isa Bustomi