JawaPos.com – Bisa jadi nama Moise Kean belum terlalu terkenal saat dia akhirnya mendapat panggilan untuk membela Timnas Italia. Namun, berkat gol debutnya pada laga melawan Finlandia, Minggu (24/3) lalu, publik Italia justru kembali ditunggu ‘ledakan’ Kean yang berikutnya.

Nama Moise Kean sebetulnya sudah melejit sejak dua tahun silam. Namun, kala itu namanya menjadi buah bibir bukan karena kehebatannya di lapangan. Melainkan karena kontrak uniknya dengan Juventus. Selain diikat sejumlah uang oleh Juventus, Bianconeri juga menyetujui penyediaan traktor untuk ayah Kean yang ada di Pantai Gading. 

Dua tahun berlalu Kean bukan lagi diingat dengan ‘perjanjian traktor’. Kean kini adalah fenomena buat Timnas Italia. Pemain 19 tahun itu menjadi asa buat lini depan Gli Azzurri di matchday kedua kualifikasi Euro 2020 Grup J melawan Liechtenstein, Rabu dini hari nanti (27/3) di Stadion Ennio Tardini.

timnas italia
Timnas Italia bakal maksimalkan para pemain muda yang dimiliki. (Andreas Solaro/AFP)

Menurut Football Italia (25/3), Kean berpeluang kembali menjadi starter. Satu golnya ketika Italia menang 2-0 atas Finlandia (24/3) telah meroketkan namanya. Pencapaian itu sekaligus membuat Kean jadi pencetak gol termuda kedua dalam sejarah Timnas Italia (19 tahun 23 hari).

Mantan gelandang Italia dan Juventus Andrea Pirlo dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport mengatakan, penyerang Mario Balotelli seharusnya bisa belajar dari youngster seperti Kean. “Dia (Kean, red) tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dan ketika bermain dia menawarkan banyak hal sebagai pemain depan yakni mencetak gol,” tutur gelandang berusia 39 tahun itu.

Sindiran Pirlo kepada Balotelli itu memang makjleb. Allenatore Italia Roberto Mancini yang biasanya jadi fans Balotelli bahkan tak menyertakan pemain berdarah Ghana itu dalam laga ini. Mancio, sapaan Mancini, mengatakan performa Balotelli yang mencetak 5 gol dalam 8 laga bersama Olympique Marseille tak cukup impresif buatnya.

Sementara Kean dalam wawancaranya dengan ESPN mengatakan, ada pengaruh pemain terbaik dunia lima kali yang kini jadi rekan setimnya, Cristiano Ronaldo, dalam lompatan performanya. Kean termotiaisi oleh pemecahan rekor yang sering dilakukan Ronaldo.

“Saya belajar dari yang terbaik setiap hari. Saya berusaha berlatih keras setiap sesinya, karena ada banyak rekor yang harus dipecahkan dan saya siap untuk hal itu,” ucap Kean.

Mancio kepada Sky Sport Italy berharap banyak hal dari Kean. Selain punya kemampuan individu yang ciamik, Kean juga terbuka untuk menerima kritik. Sehingga Mancio yakin kalau Kean punya masa depan yang cerah bersama Italia.

5 Pertandingan Terakhir Italia
24/03/19: Italia 2-0 Finlandia
21/11/18: Italia 1-0 Amerika Serikat
18/11/18: Italia 0-0 Portugal
15/10/18: Polandia 0-1 Italia
11/10/18: Italia 1-1 Ukraina

5 Pertandingan Terakhir Liechtenstein
24/03/19: Liechtenstein 0-2 Yunani
20/11/18: Liechtenstein 2-2 Armenia
17/11/18: Liechtenstein 0-2 Makedonia
17/10/18: Gibraltar 2-1 Liechtenstein
14/10/18: Makedonia 4-1 Liechtenstein

Perkiraan susunan pemain

Italia (4-3-3): Donnarumma; Bonucci, Chiellini, Romagnoli; Barella, Jorginho, Verratti, Biraghi; Zaniolo, Kean, Politano
Pelatih: Roberto Mancini

Liechtenstein (4-1-4-1): Buechel; Wolfinger, Rechsteiner, Kaufmann, Goeppel; Wieser; Hasler, Polverino, Buechel, Salanovic; Gubser
Pelatih: Helgi Kolvidsson

Prediksi JawaPos.com
Italia menang:

Liechtenstein menang:
Imbang:

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : dra