JawaPos.com – Satgas Antimafia Bola Polri terus bekerja membongkar kasus pengaturan skor. Sejumlah pihak dipanggil untuk menyidik tindak pidana yang mencoreng sepakbola tanah air itu.

Pekan depan, Satgas Antimafia Bola Polri bakal memanggil mantan Bendahara Pengurus Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Berlington Siahaan. “Minggu depan (diperiksa) saksi atas nama Berlinton,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di kantornya, Jakarta, Selasa (26/3).

Diketahui, sudah kali ketiga eks Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) itu dipanggil Satgas Antimafia Bola Polri. Dalam panggilan terkahir pada 20 Februari 2019, dia menjadi saksi yang menentukan status mantan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat.

Akhirnya, Hidayat ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik pada 25 Februari 2019 karena melakukan tindak pidana suap saat berlangsungnya pertandingan antara PS Sleman vs Madura FC pada 2018 lalu.

Pada pemeriksaan keempat Berlinton besok, Satgas Antimafia Bola Polri masih mendalami terkait pengaturan skor pada pertandingan tersebut. ” (Pemeriksaan terkait) pemerintah PSS Sleman vs Madura FC dan penyidik juga sedang melakukan penelusuran aliran dana,” kata Syahar.

Sementara itu, untuk pemeriksaan Hidayat, Satgas Antimafia Bola Polri menunggu kondisinya stabil. Saat ini dia tengah dirawat di RS PHC Surabaya.

Penyidik sempat memeriksanya pada 20 Maret kemarin. Namun baru 15 dicecar pertanyaan, tensi Hidayat naik dan pemeriksaan langsung dihentikan.

“Sekarang dalam proses melengkapi keterangan saksi-saksi, upaya pemanggilan skasi, nanti kita teruskan untuk proses pemberkasan,” sebut Syahar.

Editor           : Bintang Pradewo
Reporter      : Desyinta Nuraini