JawaPos.com – Anthony Sinisuka Ginting masih belum berhasil menaklukkan Shi Yuqi. Bertemu untuk keenam kalinya di semifinal Swiss Terbuka 2019, Ginting kembali ditaklukkan pemain ranking 2 dunia itu dengan skor 9-21 dan 17-21.

Kekalahan Ginting tidak lepas dari cedera engkel yang ia derita saat gim pertama baru saja dimulai. Ia terpeleset saat skor masih 1-1. Meski sudah disemprot cairan penahan rasa sakit, Ginting tetap tidak bisa bermain lepas. Pukulan Yuqi yang seharusnya mudah dikembalikan pun tidak bisa ia eksekusi dengan baik.

“Waktu saya mau ambil bola yang agak jauh, saya terpeleset. Lansung minta semprot sama dokter, tapi tahannya nggak lama. Pelatih juga sempat bilang, kalau sakit jangan dipaksakan, nanti jadi lebih parah,” ujar Ginting, Sabtu (16/3).

Meski sudah bisa bermain cukup enak di gim kedua, Ginting tetap tidak bisa mengejar defisit poin yang sudah terlalu jauh saat skor menunjukkan angka 5-13.

Menurut Ginting, Yuqi punya tipe main yang tidak ia sukai. Dalam arti, Ginting selalu kesulitan mengembalikan pukulan-pukulan Yuqi.

“Variasi-variasi stroke-nya dia kurang enak ke saya. Kalau lawan yang lain kan saya masih bisa rancang serangan. Kalau sama dia, saya kurang dapat kesempatan untuk menyerang. Saya sudah coba berbagai cara untuk mengatasi dia, dari ladeni relinya, dan jaga serangannya, tapi dia memang power-nya kuat dan cepat,” kata Ginting.

Kalahnya Ginting membuat Indonesia tinggal menyisakan dua wakil yang masih akan berlaga di semifinal, yakni pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Mereka baru akan bertanding malam ini.

Editor           : Banu Adikara