JawaPos.com – Sepeninggal Otavio Dutra yang sudah resmi jadi WNI, Persebaya Surabaya jadi punya slot kosong untuk satu pemain asing. Namun, hingga kini Persebaya belum memastikan akan merekrut pemain bertahan atau gelandang dalam memanfaatkan slot yang masih tersisa tersebut.

Persebaya memang butuh pemain tambahan di lini belakang. Hal ini sangat terasa ketika Hansamu Yama, Otavio Dutra, dan Ruben Sanadi dipanggil ke Timnas. Jika ketiganya dipanggil saat kompetisi tengah berjalan, lini belakang Persebaya dipastikan akan berlubang.

Apalagi, dalam ajang Piala Presiden, pelatih Djadjang Nurdjaman merasakan langsung tipisnya stok pemain belakang. Selain Hansamu, Ruben, dan Dutra, bek Rachmad Irianto juga masuk dalam skuat timnas U-23.

Dalam laga kontra PS Tira Persikabo (12/3) lalu, Djadjang bahkan memasang duet bek Persebaya di Liga 2 musim 2017, M. Syaifuddin dan Andri Muliadi. Yang jadi masalah, tak ada satupun stopper yang duduk di bench. Hanya Syaifuddin dan Andri, stopper yang dimiliki Persebaya dalam laga itu.

Djanur-sapaan akrabnya-jelas tak ingin kondisi itu terulang kala Persebaya sudah mengarungi kompetisi Liga 1. Mumpung bursa transfer masih dibuka, ada kans untuk mendatangkan pemain belakang tambahan.

“Kalau merujuk performa di Piala Presiden, sebaiknya kami perlu pergunakan slot (asing) yang ditinggalkan Dutra,” kata mantan pelatih Persib Bandung itu kepada Jawa Pos.

Hanya saja, Djanur masih pikir-pikir apakah pemain asing yang diincar adalah pemain belakang atau posisi lain. Sebab, dia menilai bukan hanya lini belakang yang butuh tambahan. Lini tengah juga masih butuh amunisi anyar.

“Ya antara dua itu. Kalau tidak pemain belakang ya gelandang bertahan,” tambah pelatih asal Majalengka itu.

Sejatinya, Persebaya punya tiga pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan. Selain Misbakus Solikin yang selalu jadi pilihan utama, masih ada Nelson Alom dan M Hidayat. Sayang, kondisi Nelson hingga saat ini masih belum fit 100 persen. Maklum, pemain 27 tahun itu baru saja sembuh dari cedera lutut kanan.

Meski ingin melengkapi slot pemain asing, Djanur mengaku masih butuh diskusi dengan pihak manajemen. Terutama manajer Candra Wahyudi. “Kami masih belum bicara dengan manajemen soal pemain asing ini. Apakah menambah atau sudah cukup,” tegas Djanur.

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : Bagus Putra Pamungkas