JawaPos.com – Duka mendalam dirasakan rakyat Selandia Baru usai terjadinya aksi penembakan brutal di Christchurch, Jumat (15/3) kemarin. Untuk menghormati para korban dan keluarganya, laga Super Rugby pada Sabtu (16/3) pun dibatalkan.

Laga Super Rugby antara Crusaders dan Highlanders, Sabtu (16/3), di Dunedin dipastikan tak akan dilangsungkan. Kedua tim diputuskan berbagai poin yang sama dan laga tidak akan dijadwal ulang.

Putusan ini diambil setelah Federasi Rugby Selandia Baru melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak terkait. Seperti perwakilan kedua tim, kepolisian, dan organisasi terkait lainnya dalam merespons serangan teroris di Christchurch.

“Saya rasa semua rakyat Selandia Baru kaget dan sedih dengan apa yang telah terjadi. Dalam konteks pertandingan rugby, kami juga ingin memastikan tidak akan tudingan buruk sebelum mengambil keputusan,” jelas New Zealand Rugby’s Chief Rugby Officer, Nigel Cass, dilansir NZHerald.

Putusan yang diambil pun disepakati kedua tim. Terutama oleh tim Crusaders yang para pemainnya banyak bertetangga dengan para korban.

“Laga ini selalu menjadi jadwal terbesar kami dan fans pun sudah menantikannya. Tapi, setelah kami melihat kesedihan yang dirasakan para korban dan rakyat Christchurch, maka kami merasa putusan ini adalah hal yang tepat,” sebut CEO Highlanders, Roger Clark, kepada Stuff.

Pembatalan laga di Super Rugby ini menjadi yang pertama terjadi sejak 2011 lalu. Saat itu, laga antara Hurricanes melawan Crusaders dibatalkan terkait gempa yang melanda wilayah Christchurch.

Editor           : Agus Dwi W