JawaPos.com – Legenda bulu tangkis putra Indonesia Rudy Hartono menilai bahwa ada dua faktor yang membuat sektor tunggal putra Indonesia saat ini susah sekali menjadi juara. Mereka kurang improvisasi, dan manja.

Rudy melihat hal ini setiap kali para pemain Indonesia sedang ditekan oleh musuh di tengah pertandingan. Alih-alih bisa menjalani strategi lain, mereka justru buntu dan akhirnya terus dikontrol oleh musuh.

“Jangan manja. Harus improvisasi. Kalau pelatih bilang daya tahan kurang kuat, pemain harus tahu lewat mana jalan keluarnya. Harus tahu latihannya mesti bagaimana,” kata Rudy saat dihubungi, Rabu (6/3).

Menurut Rudy, saat ini para pemain hanya mengikuti program latihan yang diberikan pelatih. Padahal, kata Rudy, pada eranya saat itu pemain baru akan sukses setelah melakukan latihan tambahan di luar program pelatih. Penambahan porsi latihan dinilai Rudy sangat penting karena sang pemain adalah orang yang paling tahu di mana kekurangannya.

“Latihan saja sendiri, misal lari atau latihan daya tahan lainnya dengan cara apapun. Misalnya mau latihan smes, latihan saja dengan kasih depan hingga balik lagi ke belakang. Sering latihan seperti itu nantinya sudah tidak terasa lelah. Kalau sudah tidak kelelahan, mereka bisa mengontrol permaian. Bisa kasih bola yang pengembalian lawannya bisa menguntungkan buat dia. Di situ poinnya,” papar Rudy.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Isa Bustomi