JawaPos.com – Persebaya Surabaya berjanji tampil serius pada turnamen Piala Presiden 2019. Tim berjuluk Green Force ini tak mau hanya sekadar numpang lewat pada ajang pramusim tahunan itu.

Persebaya tak memiliki banyak persiapan untuk menghadapi Piala Presiden 2019. Ruben Sanadi dan kawan-kawan baru saja menyelesaikan babak 16 besar Piala Indonesia 2018. Mereka sukses melaju ke perempat final dalam turnamen ini.

Setelah pertandingan terakhir melawan Persidago Gorontalo, Sabtu (23/2) sore, skuad Persebaya diliburkan sehari. Mereka akan kembali berlatih pada Senin (25/2). “Kami akan berangkat ke Bandung pada 28 Februari,” ucap Djadjang Nurdjaman.

Head coach Persebaya yang akrab disapa Djanur itu mengaku belum puas dengan penampilan timnya. Djanur mengatakan, para pemain lama dan pemain baru masih butuh waktu untuk membangun chemistry.

Khusus untuk gelandang anyar Damian Lizio, Djanur berharap pria asal Bolivia ini bisa semakin tune in dengan tim. “Kami berharap Lizio segera beradaptasi dengan teman-temannya yang lain. (Karena) Piala Presiden tinggal seminggu,” harap Djanur.

Mantan pelatih Persib Bandung ini menambahkan, Persebaya akan berjuang maksimal di Piala Presiden. “Walaupun turnamen pramusim, tetapi turnamen ini cukup bergengsi. Kami ingin berbuat yang terbaik di situ,” tutup Djanur.

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : Muhammad Syafaruddin