JawaPos.com – Sebelum bertanding melawan Kamboja, Jumat (22/2) malam WIB, beberapa pemain dan staf pelatih Timnas U-22 Indonesia melaksanakan salat Jumat di Al-Serkal Mosque, Phnom Penh, masjid terbesar di Kamboja. Area tersebut menjadi Islamic Centre.

Tidak ada perbedaan waktu antara Phnom Penh dan Jakarta. Beberapa pemain dan staf memilih berjalan kaki menuju Al-Serkal Mosque. Jaraknya memang cukup dekat dengan Phnom Penh Hotel yang menjadi tempat menginap skuad Timnas.

Nah, saat salat Jumat itulah skuad Timnas bertemu dengan pemain dan pelatih dari negara lain. Termasuk Timnas Malaysia dan warga Indonesia yang bermukim di Phnom Penh. Tak pelak, setelah salat Jumat, Indra Sjafri dan pemainnya langsung diserbu warga Indonesia yang salat di sana. Indra dan pemainnya dengan sabar meladeni permintaan foto bersama.

Gelandang Hanif Sjahbandi senang bisa bertemu orang Indonesia di Kamboja. Hanif mengakui bahwa itu merupakan pengalaman pertamanya bisa salat Jumat di Kamboja. Dia senang jamaah yang datang cukup banyak.

“Sebenarnya sama kayak di Indonesia. Tapi, tadi saat khotbah memang pakai bahasa lokal. Jadi tidak begitu paham,” kata Hanif. “Cuma kami ya tetap memperhatikan dan khusyuk,” ujarnya.

Hanif sebetulnya cukup sering salat di masjid tersebut. Sebab, lokasinya cukup dekat dengan hotel. “Memang nggak setiap hari ya. Biasanya kalau waktunya nggak terbentur jadwal tim. Kayak pas salat Asar dan Subuh, kadang jamaah di sini,” ungkapnya.

“Kami sering diajak staf pelatih untuk ke masjid. Alhamdulillah ada aura positif dalam tim ini,” tambah pemain berusia 22 tahun itu.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : gil/c15/bas