JawaPos.com – Suporter Indonesia “menguasai” National Olympic Stadium, Phnom Penh, Jumat (22/2) malam WIB. Meski kalah jumlah, teriakan mereka terdengar lebih lantang ketimbang suporter lokal. Ya, suporter Kamboja memang banyak. Bahkan, mereka membawa satu kelompok marching band untuk memberikan dukungan. Tapi, tetap saja mereka kalah heboh dengan pendukung Timnas Indonesia yang jumlahnya hanya puluhan.

Apalagi sejak Marinus Wanewar mencetak gol pertama. Chant-chant suporter Kamboja semakin berkurang. Bahkan, setelah gol kedua Marinus, sebagian penonton langsung meninggalkan stadion. Meski sudah lolos ke semifinal, tetap saja kekalahan Kamboja membuat pendukungnya kecewa.

Meski begitu, mereka tetap menyambut baik kedatangan suporter Indonesia. Bahkan, mereka duduk berdampingan di tribune utama stadion. Beberapa bahkan berfoto bersama.

Salah seorang suporter Timnas Indonesia yang datang adalah Damer Saragih. Dia sering mengikuti Timnas Indonesia saat bertanding di luar negeri. Menurut dia, sambutan suporter di Kamboja sangat bagus.

“Mereka baik meski nggak terlalu wah banget. Tapi masih mending daripada di Malaysia,” ujarnya, lalu tertawa. “Tadi juga sempat komunikasi dengan perwakilan mereka. Intinya, mereka menerima dengan baik kehadiran kami,” imbuhnya.

Menurut Damer, suporter Indonesia yang hadir tadi malam (laga kontra Kamboja) memang tidak terlalu banyak. Persiapan juga seadanya. Namun, jumlah mereka akan bertambah seiring lolosnya Indonesia ke semifinal.

“Ada yang sudah berangkat. Lolos nggak lolos mereka tetap nekat. Sekarang lagi di Changi (Singapura). Apalagi kalau masuk final, saya yakin bisa tnambah 100 persen dari ini,” ucapnya.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : gil/c17/bas