JawaPos.com – Sama seperti Sirkuit Marina Bay (Singapura) dan Monte Carlo (Monako), Indonesia juga ingin memiliki lintasan balap bertaraf internasional di area jalan raya. Rencananya sirkuit tersebut berlokasi di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Sirkuit akan dibangun dengan panjang 4,32 km dan memiliki 18 tikungan. Pihak pengembang menjanjikan bakal ada perbedaan antara Sirkuit Mandalika dengan Marina Bay dan Monte Carlo.

“Sirkuit jalanan ini akan dibangun dari nol. Tidak seperti lintasan di Singapura dan Monako. Ketika tidak digunakan balapan, akan difungsikan sebagai jalanan umum,” ucap Abdullah M Mansoer selaku Dirut PT Indonesia Tourism Development Coporation (IDTC), sebagaimana dikutip dari Autosport.

Motogp indonesia, MotoGP 2021, Indonesia tuan rumah motogp, Sirkuit Mandalika, Lombok
Sirkuit Marina Bay di Singapura (Wallsauce)

Perbedaan pertama terletak dari proses pengembangannya. Sirkuit Marina Bay dan Monte Carlo dibangun di jalanan kota yang sudah tersedia. Alhasil lay out sirkuit itu akan mengikuti desain jalan umum.

Sementara Sirkuit Mandalika didesain tidak seperti itu. Sirkuit ini akan dibuat di lintasan yang benar-benar baru, tidak menggunakan jalan yang sudah ada. Namun, tetap bersinggungan dengan jalanan umum. Alhasil publik juga dapat melewatinya jika tidak dipergunakan untuk balapan.

Perbedaan lainnya terletak dari desain Sirkuit Mandalika. Nantinya tidak banyak lintasan lurus yang panjang. Sebaliknya, justru didominasi lintasan lurus pendek. Hal itu menandakan sirkuit ini lebih mengedepankan akselerasi kendaraan.

Motogp indonesia, MotoGP 2021, Indonesia tuan rumah motogp, Sirkuit Mandalika, Lombok
Sirkuit Monte Carlo di Monako (gunduatours)

Sedangkan Sirkuit Monte Carlo dan Marina Bay justru didominasi oleh lintasan lurus panjang. Melihat hal itu, kedua sirkuit tersebut diperuntukan untuk menampilkan balapan dengan kecepatan tinggi.

Berikut data ketiga sirkuit itu:

Sirkuit Mandalika
Panjang: 4.3 km
Tikungan: 18

Sirkuit Marina Bay
Panjang: 5.3 km
Tikungan: 23

Sirkuit Monte Carlo
Panjang: 3.3 km
Tikungan: 19.

Editor           : Bagusthira Evan Pratama
Reporter      : Bintang Rahmat