JawaPos.com – Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Arema FC ogah kecolongan soal keamanan Persib Bandung yang bertandang ke Kota Malang, Jumat (22/2). Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Panpel Arema sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyiapkan empat unit mobil rantis dan ribuan personel keamanan.

Abdul Haris selaku ketua panpel menjelaskan bahwa ada sekitar 1.223 personel keamanan yang bersiaga di lokasi pertandingan Arema versus Persib. Tak hanya kepolisian, personel juga berasal dari TNI, Satpol PP, maupun tim Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pamswakarsa) Arema.

“Ada empat rantis yang disiapkan. Kami sudah koordinasi, mudah-mudahan pertandingan bisa berjalan lancar, kondusif, dan berkualitas,” ujarnya.

“Antisipasi suporter jangan sampai meluber ke area teknis pertandingan,” tambahnya.

Panpel juga meminta kepada Aremania yang hadir di stadion agar tidak membawa flare dan benda-benda lainnya yang memang dilarang selama pertandingan. Dirinya berharap, tak ada masalah apapun dalam duel Singo Edan melawan Maung Bandung.

“Untuk mengantisipasi adanya flare, kembang api, dan sebagainya, kami telah bersosialisasi ke Aremania untuk tidak melakukan hal-hal yang berakibat pada sanksi. Karena kita semua tahu apapun yang dilakukan oleh salah satu atau dua orang bisa berakibat fatal pada seluruh stakeholder. Pedagang asongan, suporter, juga disampaikan,” paparnya.

Laga ini sendiri akan digelar di Stadion Kanjuruhan. Belajar dari laga sebelumnya, Panpel hanya menyediakan 40 ribu tiket dari kuota 45 ribu penonton di Stadion Kanjuruhan.

“Kita kemarin juga evaluasi dari sisi jumlah tiket tercetak, kali ini hanya mencetak 40 ribu tiket yang dari kapasitas (stadion) 45 ribu,” terangnya.

Editor           : Bagusthira Evan Pratama
Reporter      : Fiska Tanjung