JawaPos.com – Pertandingan antara Bali United dengan Persela Lamongan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, tahun lalu termasuk salah satu laga yang disinggung pada talk show Mata Najwa. Oleh seorang narasumber yang identitasnya disamarkan, disebutkan bahwa Persela sengaja dibuat kalah oleh oknum wasit yang mempin pertandingan.

Laga tersebut terjadi pada 11 September 2018 lalu. Pada pertandingan yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Bali United ini, Persela melancarkan protes keras. Laskar Joko Tingkir tidak puas dengan kepemimpinan wasit Novari Ikhsan asal DKI Jakarta.

Dalam laga itu, ada dua penalti yang diberikan wasit kepada Serdadu Tridatu, julukan Bali United. Penalti pertama dieksekusi dengan sempurna oleh Nick van der Velden menit ke-31. Kemudian penalti kedua sukses dimaksimalkan Melvin Platje pada menit ke-66.

“Dalam sepak bola, kalah menang itu sudah biasa. Cuma bagaimana cara menang dan kalahnya, itu yang penting. Intinya poin kami diambil oleh wasit,” sesal pelatih Persela, Aji Santoso seusai pertandingan tersebut.

“Kalau penalti pertama, boleh lah. Kalau penalti kedua tadi jelas tidak ada pelanggaran. Tapi wasit mungkin punya pandangan lain,” imbuh Aji. Legenda hidup Persebaya Surabaya ini mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit Novari.

“Sangat disayangkan karena seharusnya kami mendapatkan poin. Sangat disesalkan pertandingan ini dipimpin oleh wasit yang menurut saya masih harus bekerja keras lagi untuk menjadi lebih baik,” kritik Aji Santoso.

Editor           : Bagusthira Evan Pratama
Reporter      : Muhammad Syafaruddin