JawaPos.com – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri) kembali memenuhi penggilan keduanya ke Polda Metro Jaya atas tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor Liga Indonesia. Didampingi kuasa hukumnya,  Jokdri ini tiba di ruangan penyidik Ditreskrimum sekitar pukul 09.43 WIB.

Saat memasuki ruangan penyidik, Jokdri kembali irit bicara saat dimintai konfirmasi oleh awak media yang sudah lama menunggu. Ia hanya mengatakan, siap akan menjalani tahapan penyidikan lanjutan soal perusakan barang bukti.

“Bismillah, saya jalani,” ujar Jokdri sembari menuju ruangan penyidik Satgas Antimafia Bola di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/2).

Sebelumnya, Joko Driyono menjalani pemeriksaan pertamanya selama 20 jam lamanya pada Senin (18/2) hingga Selasa (19/2) pagi. Namun pemeriksaan harus berhenti, karena waktu.

Sehingga dari 32 pertanyaan atas kasus perusakan barang bukti pengaturan skor, baru 17 pertanyaan yang dijawab. Sehingga Jokdri harus menjalani pemeriksaan lanjutan hari ini.

Diketahui, Jokdri ditetapkan sebagai tersangka perusakan barang bukti kasus dugaan pengaturan skor sejak Kamis, (14/2) lalu. Hingga saat ini polisi belum melakukan penahanan terhadap Joko Driyono atas kasus penghancuran barang bukti pengaturan skor itu.

Joko Driyono terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 265 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang garis polisi.

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Wildan Ibnu Walid