JawaPos.com – Arema FC bakal menjamu Persib Bandung pada laga leg kedua babak 16 Besar Piala Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Jumat (22/2) besok. Terkait hal itu, Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC pun memberikan beberapa imbauan selama pertandingan.

Ketua Panpel Abdul Haris mengatakan, mulai laga melawan Persib pihaknya melarang pemasangan spanduk di semua pagar tribune. Hal itu sesuai saran Aremania (panggilan suporter Arema FC) yang lain, karena menghalangi pandangan penonton yang berada di tribune berdiri.

Tak hanya itu, bagi calon penontin yang tidak memiliki tiket diminta untuk tidak nekat datang ke stadion. “Panpel bersama kepolisian mengimbau kepada Aremania yang tidak memiliki tiket agar tidak masuk di area luar stadion,” tegas Abdul Haris.

Dia menambahkan, panpel bekerja sama dengan kepolisian akan melakukan penyisiran dan akan memulangkan suporter yang ditemukan tidak bertiket. “Mulai lawan Persib Bandung, kami akan merapikan kembali dan menerapkan beberapa imbauan yang sekiranya bisa membuat nawak-nawak (kawan-kawan, red) Aremania nyaman dalam menonton pertandingan,” terangnya.

“Semoga semua pihak bisa memahami dan melaksanakannya,” lanjutnya.

Selain itu, Panpel juga bakal memperketat aturan bagi asongan yang masuk ke stadion. Sebelumnya, pedagang asongan hanya diwajibkan bertiket, tapi kini juga harus memiliki ID card. “Para asongan wajib bertiket, ber-ID card dan berompi. Dan dilarang berjualan di area tribune penonton. Hanya diperbolehkan berjualan di area paling atas tribune dan batas tembok atas tribune berdiri,” paparnya.

Terakhir, Panpel mengimbau agar penonton tidak membeli tiket di calo. “Panpel dan kepolisian akan melakukan tindakan tegas terhadap praktik penjualan tiket oleh calo. Silakan membeli tiket jauh jauh hari melalui tiket boks atau korwil yang resmi bekerjasama dengan Panpel Arema FC,” pungkasnya. 

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : Fiska Tanjung