JawaPos.com – Ahli umpan di tim Persebaya Surabaya, Misbakhus Solikin menceritakan tentang melubernya penonton yang ‘menyerbu’ pemain Persebaya, Selasa (19/2) sore WIB. Menurut Solikin, kebanyakan dari penonton ingin berswafoto dengan para penggawa Green Force – julukan Persebaya.

Stadion 23 Januari, Gorontalo penuh sesak oleh penonton yang menyaksikan laga Persidago melawan Persebaya. Entah karena tribune yang tidak muat, puluhan penonton terlihat asyik menyaksikan laga itu dari sentel ban. Akibatnya, wasit sempat menghentikan pertandingan pada pertengahan babak kedua.

Animo penonton semakin menjadi ketika laga berakhir. Saat pemain kedua tim berdiri di tengah lapangan, puluhan orang dari tribune timur masuk ke lapangan. Mereka menyerbu para penggawa Green Force – julukan Persebaya. Karena jumlah yang banyak, sebagian pemain Persebaya langsung masuk ke ruang ganti.

Pemandangan ini memang tak pernah ditemui ketika Persebaya bertanding di Surabaya. Walaupun demikian, pemain Persebaya tak risih. Menurut salah seorang midfielder Persebaya, Misbakhus Solikin, hal seperti itu sudah lumrah terjadi.

“Jika kami bermain di luar Surabaya, apalagi melawan tim Liga 3, kebanyakan memang seperti itu. Kami sudah terbiasa seperti itu. Jadi tidak ada masalah,” ucap Solikin seusai pertandingan. Solikin menambahkan bahwa banyak penonton yang ingin berfoto dengan rekan-rekannya.

“Cuma kami lebih mengamankan diri sendiri saja. Sempat foto-foto, kami langsung balik ke ruang ganti biar tidak terjadi apa-apa,” tutup Solikin.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : Muhammad Syafaruddin