JawaPos.com – Satgas Antimafia Bola Polri terus menyelidiki kasus pengaturan skor yang menyeret sejumlah petinggi PSSI. Hari ini, Rabu (20/2), mereka memeriksa Berlinton Siahaan selaku eks Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB). 

“Hari ini saudara Berlinton sedang dilakukan pemeriksaan di Direktorat Pidana Tipikor di Bareskrim,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Rabu (20/2).

Ia menerangkan, Berlinton masih berstatus sebagai saksi dari terlapor Hidayat yang merupakan mantan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. “Case yang terkait terlapor sudah ada 14 saksi, ini yang terakhir, Berlington Siahaan,” tutur Dedi. 

Jadi Saksi Terakhir, Berlinton Siahaan Tentukan Nasib Hidayat

Ilustrasi: Mafia Bola ()

Hasil pemeriksaan Berlinton, katanya langsung digelar hari ini. Hasilnya akan menentukan nasib Hidayat dalam kasus pengaturan skor. 

“Jika keterangan saksi dan alat bukti cukup kuat, maka status terlapor bisa ditingkatkan menjadi tersangka” tegas Dedi.

Sekedar diketahui Hidayat dilaporkan Manajer Madura FC, Januar Hermawan terkait pengaturan skor. Hidayat diduga menawari untuk mengatur skor laga PSS Sleman vs Madura FC di ajang kompetisi Liga 2 tahun 2018. 

Setelah ramai diperbincangkan di media, Hidayat mundur dari Exco PSSI. Lalu PSSI menghukum Hidayat dengan larangan beraktivitas di persepakbolaan Indonesia selama 3 tahun. Ditambah larangan masuk stadion dua tahun dan denda Rp 150 juta.

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Desyinta Nuraini