JawaPos.com – Jadwal Piala Indonesia 2018 benar-benar ‘mencekik’ Persebaya Surabaya. Tim berjuluk Green Force itu harus melakoni tiga pertandingan di dua kota berbeda hanya dalam kurun waktu delapan hari.

Persebaya baru saja menuntaskan pertandingan di babak 32 besar melawan Persinga Ngawi, Sabtu (16/2) sore. Pertandingan ini seharusnya digelar 22 Januari 2019 lalu, dan sempat mengalami beberapa kali penundaan.

Belum kering keringat para pemain Persebaya, mereka sudah harus terbang ke Gorontalo pada Senin (18/2) besok. Ruben Sanadi Cs dijadwalkan bertemu Persidago Gorontalo di Stadion 23 Januari, Selasa (18/2) sore.

“Jadwalnya memang cukup mepet. Tim akan saya istirahatkan penuh pada Minggu (17/2). Kemudian kami akan berangkat Senin,” ucap Djadjang Nurdjaman, pelatih Persebaya.

Djadjang tak menampik timnya tidak diuntungkan oleh jadwal pertandingan. Selain masa istirahat yang pendek, Persebaya harus melakukan perjalanan jauh ke Gorontalo. Sekitar lima jam jika ditempuh melalui perjalanan udara.

“Ini situasi yang kurang menguntungkan untuk kami. Ditambah lagi ada satu atau dua pemain yang berhalangan untuk berangkat ke Gorontalo,” keluh pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut.

Meski demikian, Djanur coba tetap berpikiran positif. Ia yakin para pemainnya tetap bersemangat tinggi menghadapi Persidago.

“Saya cukup optimistis dengan pemain-pemain yang lain. Karena kemampuan mereka tidak jauh berbeda. Kendala kami hanya recovery,” tutupnya.

Editor           : Bagusthira Evan Pratama
Reporter      : Muhammad Syafaruddin